Jalan Kawata-Waisakai On Progress, sudah ’Lapis Pondasi Agregat’ dan Penyirtuan Sekitar 850M

Jalan Kawata-Waisakai On Progress, sudah ’Lapis Pondasi Agregat’ dan Penyirtuan Sekitar 850M

CYBER88 | Maluku Utara -- Pihak pelaksana pekerjaan atau Kontraktor untuk pekerjaan jalan Desa Kawata dan Desa Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut) Afrizal Tandean akhirnya angkat bicara terkait progress atau perkembangan pekerjaan jalan tersebut.
 
Afrizal angkat bicara karena sebelumnya beredar berita miring yang mengabarkan bahwa belum dilaksanakan pekerjaan padahal anggaran sudah cari 30%.

"Saya sibuk dilokasi pekerjaan, sehingga belum sempat memberikan informasi kepada publik terkait perkembangan pekerjaan jalan yang dilakoninya, “Ujar dia. 

Menurutnya untuk pekerjaan ruas jalan Kawata-Waisakai sepanjang 2KM dengan nilai Kontrak sekitar 4,2M itu sudah dilakukan Penyirtuan dan LPA atau Lapis Pondasi Agregat sepanjang kurang-lebih 850M. 

“Untuk pekerjaan ruas jalan Kawata-Waisakai itu sudah sekitar 850M kita lakukan pengerasan dengan Sirtu dan kemudian dilanjutkan dengan LPA", ungkap pria yang akrab disapa Ical ini, Senin (31/1/22).

Ical mengaku tidak begitu ambil-pusing dengan pemberitaan yang beredar, karena menurutnya sepanjang pekerjaan dilakukan sesuai dengan RAB yang tertera dikontrak kerja maka tidak akan menjadi masalah.

Sementara itu dikabarkan bahwa untuk pekerjaan ruas jalan Kawata-Waisakai itu kontrak-kerjanya berakhir pada Desember Tahun 2021, namun kemudian terbit ketentuan atau klausul tambahan berupa Addendum untuk penambahan waktu pekerjaan sampai pada Februari 2022. 

Selain menginformasikan bahwa telah dilakukan pengerasan sepanjang 850M, Ical selaku kontraktor pelaksana pekerjaan juga bilang jika pihaknya telah dilakukan penyirtuan sepanjang 1,3KM di Desa Kobo.

”Dapat kami informasikan, untuk Penyirtuan dan LPA itu sudah 850M, kemudian lanjutannya, di Desa Kobo menuju Desa Waisakai telah dilakukan penyirtuan sepanjang kurang-lebih 1,3KM.

Sekedar informasi, LPA atau Lapis Pondasi Agregat adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapis pondasi bawah dan lapisan permukaan. Fungsi dari lapis pondasi ini adalah sebagai bagian dari konstruksi perkerasan yang menahan gaya dan beban pada sebuah jalan. 

Kepada Cyber88.co.id, Ical mengutarakan, akan terus menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak kerja dan berusaha memanfaatkan waktu kerja sampai dengan bulan Februari Tahun 2022.

Dirinya menyebutkan jika sisa pekerjaan untuk jalan Kawata-Waisakai sekitar 700M", Panjang Volume dari Fat Banggai ke arah Desa Waisakai itu 700M, karena yang dari Desa Kobo itu panjangnya 1,3KM.

“Semoga kami bisa memanfaatkan waktu yang tersisa, dan merampungkan pekerjaan, ”Tutup Afrizal Tandean. (Drakel).

Komentar Via Facebook :