Tata Objek Pemasukan Retribusi PAD Kuansing, Kadishub: Marhumala Pontas: Ada Kenaikan Pendapatan yang Signifikan

Tata Objek Pemasukan Retribusi PAD Kuansing, Kadishub: Marhumala Pontas: Ada Kenaikan Pendapatan yang Signifikan

Marhumala Pontas Plt Kepala Dinas Perhubungan Kuansing

CYBER88 | Kuansing - Mulai menunjukkan ada kemajuan, pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuantan Singingi Riau dari Dinas Perhubungan Kuansing meningkat tajam. 

Berdasarkan data terakhir sejak Januari sampai Desember 2021 lalu, PAD yang di targetkan oleh Dinas Perhubungan Kuansing dari Sektor retribusi Parkir, Terminal, dan Pengujian Kendaraan Bermotor meningkat tajam, terutama sejak empat bulan terakhir, yakni sejak bulan September sampai bulan Desember 2021.

Kepada cyber88.co.id Plt Kepala Dinas Perhubungan Kuansing Marhumala Pontas merilis data kenaikan PAD tersebut pada tiga sektor. Pemasukan PAD yang menjadi target Dishub memang ada peningkatan signifikan, yang bersumber dari tiga sektor tadi yaitu retribusi parkir, terminal dan pengujian kendaraan bermotor.

"Alhamdulillah, sejak kita mulai menata, objek - objek sumber pendapatan daerah yang menjadi kewenangan Dishub, seperti parkir, terminal dan tempat pengujian kendaraan, ada peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, terutama pada retribusi parkir dan pengujian kendaraan bermotor," ujar Marhumala Pintas saat di  konfirmasi di ruang kerjanya. Jumat, (4/2/22).

Pontas, merinci kenaikan pendapatan daerah sektor parkir dari Rp 6 juta pada Februari 2021, meningkat menjadi Rp 12 juta lebih pada September 2021.

Sektor pengujian kendaraan bermotor, lanjut Pontas ada peningkatan penerimaan daerah Rp 6 juta lebih di bulan April, dapat meningkat menjadi Rp 84 juta lebih di bulan Desember 2021.

Sementara untuk retribusi terminal Kuansing yang saat ini masih type C kata Pontas hanya Rp 13 juta rupiah per tahun 2021 silam, yakni Rp 6 juta lebih pada bulan Januari, dan Rp 7 juta lebih pada bulan Desember 2021, sementara sejak Februari sampai November 2021, terminal Kuansing tidak ada pendapatan ritribusi. Menyangkut hal itu, Pontas, mengaku, retribusi dari sektor, terkendala type. Diketahui terminal Kuansing itu masih type C, jadi mobil, bus besar tidak bisa masuk ke terminal, karena berkaitan dengan daya dukung terminal dan lainnya.

" Iya, kita telah mencoba menyurati PO bus, agar bus - bus yang memasuki kota Teluk Kuantan dapat singgah menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal, namun, terminal kita tidak memungkinkan untuk itu, daya dukung nya masih type C, " Ucap Pontas.

Kedepan kata Pontas, akan maksimalkan Pemasukan retribusi untuk PAD Kuansing khusus dari tiga sektor tersebut, Terminal, Parkir, dan Tempat Pengujian Kendaraan bermotor.

Baru - baru ini kita telah mencoba menyurati perusahaan yang ada di Kuansing, terkait pendataan jumlah armada angkutannya, tujuannya sambung Pontas, untuk memaksimalkan pemasukan daerah dari sektor retribusi menyangkut pengujian kendaraan bermotor.

"Kita sudah menyurati perusahaan disini, terutama yang mempunyai armada angkutan, untuk mengirimkan data jumlah, dan jenis kendaraan nya, untuk memudahkan kita dalam menggenjot PAD.

Saat ini lanjut Pontas, berdasarkan data pendapatan Dishub Kuansing dari sektor retribusi parkir, terminal, dan tempat pengujian kendaraan bermotor baru mencapai Rp 280 juta lebih di tahun 2021, target kita tahun 2022 ini mencapai Rp 1 Miliar lebih," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :