Carut Marut Pengelolaan Angaran di Desa Cigayam, Pengrajin Masker Covid-19 Harus Merugi

Carut Marut Pengelolaan Angaran di Desa Cigayam, Pengrajin Masker Covid-19 Harus Merugi

CYBER88 | Ciamis -- Anggaran dana desa tahun 2020 yang diperuntukan untuk penangan Covid-19 terkait Prokes yakni pengadaan masker di desa Cigayam Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis disinyalir kurang transparan. 

Pasalnya, pemesanan masker sejumlah 5000 Pcs hanya diambil sebagian saja dari pengrajin. Hal tersebut disinyalir berkurangnya jatah masker gratis untuk masyarakat. 

Tak hanya merugikan masyarakat, hal ini juga berdampak ruginya merugikan penyedia jasa. 

Hal tersebut dialami Koko, warga rt 04 rw 04 dusun Gadog Desa Cigayam Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis yang merupakan penjahit sekaligus penyedia jasa pembuatan Masker.

Koko mengungkapkan, pada tahun 2020, dirinya mendapat pesanan masker dari pemerintah Desa Cigayam melalui Entis selaku Sekdes sebanyak 5000 pcs. Setiap pcs dengan harga Rp.3.700 dengan kain yang bagus dan sablon bertuliskan Desa Cigayam.

Namun, hingga saat ini uang pembayaran masker baru dibayar sebesar 8 juta, seharusnya. Kalau semuanya dibayar berjumlah sekitar 18.500.000 untuk 5000 pcs masker tersebut, “Kata Koko melalui televon celuler rabu (23/2/2022).

Lanjut dia, “hingga hari ini masker di rumah saya masih sekitar 3000 pcs lagi, saya ngak mau kasihkan masker tersebut sebelum ada uang sesuai komitmen awal. 

“Kalau bicara rugi, tentu saja saya rugi. Karena DP awal sudah buat beli kain dan biaya sablon. Jangankan keuntungan, modal aja belum kembali, “Cetusnya. 

Baca Juga : Dugaan Laporan Keuangan Anggaran Banprov 2020 dan 2021 Desa Cigayam Kabupaten Ciamis Fiktif, Ketua Manggala Garuda Putih Angkat Bicara 

Ditempat terpisah, Sandi, Ketua BPD Desa Cigayam menyampaikan bahwa anggaran masker di desa Cigayam terjadi pada awal - awal adanya Pandemi Covid 19 tahun 2019, Saat itu pengadaan masker berjalan lancar dan terbuka berdasarkan hasil musyawarah dan pengadaan masker dilaknakan oleh Bumdes Desa Cigayam

Namun, sambung dia, untuk pengadaan masker yang kedua ditahun 2020, dirinya hanya mengetahui untuk harga satuan masker seharga 5000 rupiah. 

“Untuk jumlahnya saya lupa berapa banyak, sekitar kurang lebih 4 ribu pcs sampai 5 ribu pcs. Terlebih untuk masalah pengadaan masker tersebut saya tidak tahu, karena langsung oleh Pemdes Cigayam pengadaannya,  “Ungkapnya saat dikonfirmasi Cyber88.co.id melalui sambungan seluler. 

Menyikapi hal tersebut, Dadan, team investigasi Ormas manggala Garuda Putih Kabupaten Ciamis kembali angkat bicara terkait kembalinya muncul persoalan anggaran di Desa Cigayam. 

Kata dia, masalah anggaran Banprov tahun 2021 saja belum beres, sekarang sudah muncul kembali masalah anggaran dana desa. terlebih ini menyangkut anggaran prokes, yang seharusnya benar - benar dilaksanakan sesuai peraturan. 

“Jangan - jangan masih banyak lagi masalah - masalah penyelewengan anggaran dana desa yang lain, “Ujarnya. 

Menurut Dadan, kejadian bukan cuma satu kali. Kenapa hal ini bisa lolos dari pengawasan DPMD, Inspektorat dan APH dikabupaten Ciamis. 

Ini jelas - jelas menimbulkan kecurigaan. Saya akan gali lebih dalam kejelasan semuanya termasuk anggaran dana desa untuk pemberdayaan di beberapa dusun se Desa Cigayam, “Pungkasnya. (Samsu)

Komentar Via Facebook :