Wow, Ada Nama Wakapolda Sumut di Baliho Seputaran Pekanbaru

Wow, Ada Nama Wakapolda Sumut di Baliho Seputaran Pekanbaru

CYBER88 | Pekanbaru - Viral. Baliho yang terpampang di salah satu lahan di seputaran jalan Sudirman menuju arah Bandar udara SSQ  Pekanbaru menjadi pertanyaan bagi masyarakat Pekanbaru yang melintas. Kamis, (23/06/22).

Baru beberapa hari Menteri Hadi Tjahjanto umumkan akan usut mafia tanah, dengan nyata terpampang di baliho tertulis Dilindungi Wakapolda Sumut Dadang Hartanto dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea diatas lahan yang seukuran 1Ha tersebut.

Saat kru bertanya kepada Kombes Sunarto dari Jajaran Polda Riau apakah Polda Riau sudah mengetahui tentang baliho dan apakah dibenarkan membawa mencantumkan jabatan bhayangkara seperti tertulis di baliho yang terkesan melindungi keberadaan lahan tersebut, Sunarto tidak membaca pesan WhatsApp.

Juga saat kru mengkonfirmasi ke nomor yang tertera di sebelah baliho tersebut tidak aktif.

Masyarakat yang melintas menyampaikan kepada kru media ini bahwa apakah etis anggota polri yang masih aktif bisa menjadi beking tanah seperti yang tertulis dalam Baliho.

"Wah hebat anggota pak Listyo Sigit bu. Bisa jadi melindungi lahan dengan mencantumkan jabatan. Kira kira berapa ya dibayar APH untuk itu? Bukankah harusnya para APH netral? Multi fungsi kerja dengan di gaji negara makin kaya raya donk mereka. Apalagi bersanding dengan pengacara Hotman Paris? Apa nama mereka hanya di catut dan apakah mereka mengetahui nya?" ucap Mr. Y dibalik kaca mobilnya.

Komentar menohok juga diterima dari sepasang suami istri yang melintas dengan sepeda motor membawa keranjang sayuran belanja mengatakan bahwa harusnya Polda Riau tidak kecolongan.

"Baliho selebar itu masa tidak bisa dilihat jajaran Polda Riau? Kecolongan donk mereka? Trus bisa ya polisi secara pribadinya dengan nyata melindungi yang punya lahan? Kalau bisa, saya juga mau menyewa polisi aktif lah untuk jaga ladang sayur saya, sekelas Wakapolda Sumatera Utara pula itu," rungut si bapak yang membonceng istri dengan tentengan belanja.

Hingga berita ini naik, baik dari Kombes Sunarto dan nomor yang tertera tidak ada tanggapan.

Komentar Via Facebook :