"Mewujudkan Masyarakat Aman dan Tangguh Bencana"
CYBER88 | Cilegon – Banyaknya permasalahan tentang bencana, PMI kota Cilegon bekerja sama dengan Basarnas, BMKG mengadakan sosialisasi serta pelatihan dasar penanggulangan bencana bagi RT dan RW dibeberapa kelurahan di kecamatan Pulomerak. Bertempat di halaman kecamatan Pulomerak. Jumat (25/06/2022).
Kegiatan ini di hadiri pula oleh walikota Cilegon Helldy Agustian, Ketua PMI Kota Cilegon, Ketua Basarnas Banten, ketua BMKG, Camat Pulomerak dan jajaran, RTdan RW serta para undangan lainnya.
Ketua PMI Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis usai kegiatan mengatakan bahwa, Kegiatan hari ini berkaitan masalah pelatihan dasar banyak permasalahan tanggap darurat bencana sasarannya adalah pengurus RT dan RW di beberapa Kelurahan se-Kecamatan Pulomerak, mengangkat Tema "MANTAP" (Mewujudkan Masyarakat Aman dan Tangguh Bencana)
"Hari ini kita laksanakan pelatihan dasar manajemen tentang bagaimana menanggulangi bencana. Maksud dan tujuannya adalah biar rt-rw ini paham apa yang mereka harus perbuat kepada masyarakat bila terjadi bencana." Ucapnya.
Menurutnya, ini perlu diadakan bukan hanya di Pulomerak saja tetapi se-Banten agar penanggulangan bencana bisa langsung bisa diatasi.
"RT RW ini jangan hanya jadi penonton sehingga mereka adalah subjek yang harus menggerakkan mengatur masyarakatnya ke depan kalau terjadi apa-apa kita laksanakan kita tidak hanya teoritis tapi lebih banyak praktiknya jadi kita kondisikan besok itu dengan Basarnas dan BMKG juga." Jelasnya.
Mereka akan di berikan simulasi seolah-olah terjadi bencana dan mereka harus seperti apa dengan berikan materi materi kepada mereka, praktek lapangan seperti apa, harus apa yang mereka perbuat, bagaimana mereka mengakses seluruh masyarakat yang terkena dampak dan sebagainya.

Adil Triyanto sebagai kepala kantor pencarian dan pertolongan Banten menjelaskan "Kegiatan ini kami dari Basarnas dan teman-teman PMI juga BMKG serta yang lain disini kami akan memberikan materi terkait dengan evakuasi mandiri tadi udah disampaikan oleh Pak Lubis bahwasanya masyarakat jangan jadi penonton, akan tetapi mereka akan memberikan edukasi kepada yang lain." Jelasnya.
Inilah cikal bakal RT RW di Pulomerak akan dibina sehingga mereka benar-benar menjadi tangguh bilamana terjadi bencana mereka sudah siap.
" Jadi kami di sini akan memberikan materi terkait dengan evakuasi mandiri itu. Semoga nanti dengan adanya simulasi ini bisa bermanfaat tidak hanya dipulomerak saja tapi umumnya di Provinsi Banten." Harapnya.
Sementara, Nurhuda sebagai kepala BMKG Kota Cilegon menambahkan, " Kami sangat mendukung sekali ini karena kegiatan yang sangat bagus ini, pesertanya lengkap di RT RW." Katanya.
BMKG merupakan instansi yang memang memberikan suatu informasi pada pra bencana sehingga masyarakat biar tahu seperti apa, penyebabnya apa ini kalau sudah dihimpun seperti ini sangat bagus Dan bisa lebih waspada.
"Sehingga nanti temen-temen Basarnas, BPBD dan sebagainya mungkin kalau sudah menyadari itu akan lebih mudah yang bagus yang ini, kalau begini terus harus ini.
diawali dari PMI sangat salut sekali berarti ini bisa seluruh RT RW se- Banten akan cepat tanggap." Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :