Sebagian Wilayah di 8 Kecamatan Kabupaten Garut Terendam Banjir, Inilah Penjelasan Bupati Garut

Sebagian Wilayah di 8 Kecamatan Kabupaten Garut Terendam Banjir, Inilah Penjelasan Bupati Garut

CYBER88 | Garut --Akibat curah hujan tinggi mengguyur kabupaten Garut, pada hari Jum'at (15/07/22) hingga Sabtu dini hari (16/07/22) sejumlah wilayah di 8 Kecamatan yang ada dikabupaten Garut terendam Banjir dan terkena longsor

Terkait dari hasil laporan yang diterima oleh Rudi Gunawan hingga Sabtu pagi pukul 05.00 WIB, dari para Camat yang wilayah kerjanya terdampak dan Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bupati Garut ini menjelaskan, 

"Saya selaku Bupati Garut hari ini menyampaikan kepada seluruh warga Garut, berdasarkan hasil laporan dari para Camat dan Petugas BPBD, hingga pukul 05.00 WIB sebanyak 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, sebagian wilayahnya terendam Banjir. 

"Adapun ke 8 Kecamatan yang terkena banjir tersebut antara lain, Kecamatan Cikajang, Bayongbong, Cilawu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Banyuresmi dan Karangpawitan serta Kecamatan Cibatu

"Saya nyatakan semuanya itu dalam keadaan darurat dan kita juga sudah langsung melakukan tindakan dan langkah langkah kongkrit

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, "Sekarang ini dari BPBD, Damkar, Satpol PP, TNI Polri, sudah berada dilapangan sejak tadi malam untuk melakukan evakuasi terhadap korban banjir ini.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir ini, akan tetapi semuanya masih tetap waspada untuk melakukan penyelamatan 

"Karena menurut informasi dari BMKG, untuk hari ini, hujan akan masih terus mengguyur kabupaten Garut, "Terangnya.

"Untuk masyarakat yang terdampak, silahkan bersihkan kembali rumahnya, nanti pemerintah daerah yang dalam hal ini dipimpin oleh wakil bupati dan pak Sekda selaku kepala BPBD Garut, akan memberikan dana kerohiman dalam membersihkan rumah rumah yang terdampak secara tunai sebesar 500 Ribu kepada setiap pemilik rumah yang terdampak 

"Silahkan pemilik rumah membersihkan rumahnya masing masing, dan untuk yang rumahnya terkena lumpur cukup tebal kami akan berikan bantuan kerohiman tersebut sebesar 1 juta, untuk setiap rumahnya, "Ungkapnya.

"Selain itu juga kami sudah memerintahkan petugas DKP untuk membagikan beras kepada masing masing pemilik rumah sebanyak 4,5 Kg, ini semua kami lakukan sebagai salah satu bentuk Emergenci atau penanggulangan darurat disaat bencana terjadi

"Untuk Dirut PDAM sendiri, sudah kami perintahkan dalam hal penanganan air bersihnya, karena dipendopo juga air menjadi keruh yang diakibatkan terganggunya pipa pipa saluran air yang ada di sungai Cimanuk

"Saya minta kepada Dinas Dinas Teknis dan TNI Polri agar segera melakukan pembersihan Evakuasi, dan Infrastruktur pun sedang didata, mana yang mengalami kerusakan dan kepada Kepala Dinas PUPR agar secepatnya melaporkan kepada Bupati.

"Bapak Ibu, Alhamdulillah cadangan keuangan kita dari BTT masih cukup untuk mengatasi kesulitan kesulitan masyarakat, dan untuk masyarakat yang punya bayi, kami juga sudah menyediakan susu untuk dibagikan kepada masyarakat yang memang memerlukan bantuan susu tersebut, "Pungkasnya.

Komentar Via Facebook :