Pelukan Hangat untuk Anak Istimewa, Wakil Wali Kota Cilegon Nobar Bersama Penyandang Down Syndrome

Pelukan Hangat untuk Anak Istimewa, Wakil Wali Kota Cilegon Nobar Bersama Penyandang Down Syndrome

Wakil walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo ditengah anak-anak istimewa SKHN 01 Kota Cilegon 13/5/2026

CYBER88 | Cilegon — Suasana penuh tawa, haru, dan kebahagiaan menyelimuti Bioskop XXI Cilegon City Mall, Rabu (13/5/2026), saat Wakil Wali Kota Cilegon mengajak 24 anak istimewa penyandang down syndrome dari SKHN 01 Kota Cilegon untuk nonton bareng film Indonesia terbaru berjudul .

Kegiatan penuh kasih itu turut didampingi aktivis NGO Disabilitas Cilegon, , para dewan guru, serta orang tua siswa yang sejak awal tampak antusias mendampingi anak-anak mereka menikmati momen istimewa tersebut.

Sebelum memasuki studio bioskop, anak-anak terlebih dahulu diajak makan siang bersama di salah satu restoran di CCM. Di momen itu, Fajar Hadi Prabowo terlihat begitu akrab bercengkrama, melayani, dan menghibur anak-anak. Gelak tawa pecah ketika mereka berebut berfoto bersama orang nomor dua di Kota Cilegon tersebut.

Anak-anak down syndrome yang hadir tampak begitu bahagia. Wajah polos mereka memancarkan kegembiraan sederhana yang begitu menyentuh hati.

Down syndrome sendiri merupakan kondisi genetik yang terjadi karena adanya kelebihan kromosom ke-21 pada anak sejak lahir. Anak-anak dengan down syndrome umumnya memiliki perkembangan belajar dan fisik yang berbeda dibanding anak lain. Namun di balik keterbatasannya, mereka dikenal memiliki kasih sayang tulus, kepribadian hangat, dan semangat luar biasa ketika mendapatkan cinta serta dukungan dari keluarga dan lingkungan.

Film yang mulai tayang pada 13 Mei 2026 ini disutradarai oleh bersama penulis skenario . Film tersebut menghadirkan Alim, aktor penyandang down syndrome, sebagai bagian penting dalam cerita keluarga yang hangat dan inklusif.

Kehadiran karakter tersebut menjadi pesan kuat bahwa anak-anak istimewa juga memiliki hak yang sama untuk dicintai, dihargai, dan diberi ruang dalam kehidupan sosial.

“Saya senang bisa membersamai anak-anak istimewa ini. Melihat mereka tertawa dan bahagia menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya. Semoga kegiatan sederhana hari ini bisa menjadi penyemangat untuk mereka,” ujar .

Ia juga berpesan kepada para orang tua dan guru agar terus mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

“Anak-anak ini adalah anugerah luar biasa. Mereka membutuhkan cinta, perhatian, dan dukungan penuh dari keluarga maupun lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, mengatakan kegiatan nobar tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk perhatian nyata kepada anak-anak disabilitas agar mereka merasa diterima, dihargai, dan dicintai.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa mereka istimewa dan tidak sendiri. Film ini juga mengajarkan tentang kasih sayang keluarga, persahabatan, menghormati guru, dan menerima perbedaan dengan hati yang hangat,” ungkap Bayu.

Menurutnya, momen sederhana seperti makan bersama, menonton film, hingga bercanda bersama menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi anak-anak down syndrome. Sebab, perhatian kecil sering kali mampu menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka dan keluarganya.

Di tengah gemerlap layar bioskop dan suara tawa anak-anak, siang itu bukan hanya tentang menonton film. Tetapi tentang menghadirkan ruang cinta, penerimaan, dan harapan bahwa semua anak, termasuk anak-anak istimewa, berhak merasakan kebahagiaan yang sama.

Komentar Via Facebook :