Begini Kata Saksi Mata Soal Pekerja Tewas di PT IKPP, Kondisi Tubuh Remuk
CYBER88 | Siak - Kematian Rusdi (50) seorang buruh yang bekerja oleh Sub Kontraktor PT BMBM, di PT IKPP TBK bukanlah yang pertama kalinya. Perusahaan besar itu sudah sering memakan korban, akibat kecelakaan kerja.
"Banyak pernah terjadi kecelakaan kerja di PT IKPP, ada yang tewas akibat tergiling, ada yang kecelakaan mengakibatkan cacat. Ya namanya resiko pekerjaan pasti ada," kata salah seorang karyawan perusahaan IKPP, dan meminta namanya tidak dicantumkan, Jumat (29/7/2022) malam.
BACA JUGA Seorang Pekerja Tewas Laka Kerja di PT. IKPP, Korban Buruh PT BMBM
Warga disekitar lokasi rumah kontrakan korban Rusdi menyampaikan, bahwa jenazah korban dalam keadaan remuk. Korban wafat dibawa dan dikebumikan di daerah Pesisir.
"Karena kecelakaan itu, bagian wajah remuk pak. Mayat dibawa ke kampung halaman di Pesisir," ungkap seorang ibu di Jalan Gurami, Kelurahan Perawang.
Sekedar informasi, Rusdi (50) warga Jalan
Batin Galang, Tualang, Tualang, Kabupaten Siak, tewas akibat kecelakaan kerja di PT IKPP TBK, Jumat (29/7/2022) sekira pukul 02.00 WIB. Informasi yang layak dipercaya menyampaikan bahwa korban saat itu bekerja di areal MB-25 PT IKPP TBK.
Rusdi diketahui adalah buruh di perusahaan PT BMBM, dan masuk shift bekerja pada malam hari.
"Sebelum kejadian, korban sendirian sedang membawa (dorong) gerobak/andong warna kuning yang berisikan debu yang hendak dibuang ke tong sampah yang berada di MB-25," kata sumber yang meminta namanya tidak dicantumkan, Jumat (29/7) siang.
"Pada saat korban menyeberang jalan sambil mendorong gerobak tiba-tiba, melintas alat berat jenis Forklift yang dikemudikan oleh Marito dengan bermuatan tong kosong dari plat besi berbentuk kotak, tanpa disengaja menabrak korban dan masuk ke bawah mata pisau bagian kiri dari forklift," jelasnya.
Kepala Rumah Sakit Type D Perawang dokter Amdan saat dikonfirmasi membenarkan jenazah Rusdi di bawa ke RSU.
"Benar, ada korban kecelakaan kerja atas nama Rusdi berusia 50 tahun, dan sudah diserahkan kepada keluarga korban," kata dokter Amdan.
Humas PT IKPP TBK Armadi saat dikonfirmasi tidak berhasil.


Komentar Via Facebook :