Sarat Kepentingan Individu, Komite Lotte Project Sesalkan Adanya Rencana Unjuk Rasa
CYBER88 | Cilegon – Komite Lotte Project menyesalkan adanya rencana unjuk rasa dari warga Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, ke Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project) pada Senin (29/8) tadi. Atas hal tersebut, pihak komite melangsungkan konferensi pers terhadap wartawan.
Sabagai wadah koordinasi tiga kelurahan, yakni Kelurahan Rawaarum, Gerem, dan Warnasari terhadap proyek milik PT. Lotte Chemical Indonesia (LCI), Komite Lotte Project mengupayakan aksi tersebut agar tidak terjadi karena dinilai ilegal.
Taufiqqurochman, Koordinator Komite Lotte Project wilayah Rawaarum menyebut, sehari sebelum aksi unjuk rasa dilakukan, para korlap dan penanggung jawab telah membatalkannya. Jadi, aksi tersebut menjadi ilegal karena tidak ada penanggung jawabnya.
Apalagi, lanjut Taufiq, selama ini mereka (warga Kelurahan Gerem) telah mendapat porsi yang lebih banyak dari warga Kelurahan Rawaarum dan Warnasari. Jadi, bila komite dianggap tidak mengakomodir, salah besar. Ia pun menilai adanya oknum pengkhianat yang berasal dari dalam komite.
Suryana, Koordinator Komite Lottte Project wilayah Warnasari menambahkan, aksi tersebut sungguh tidak beralasan mengingat komite telah memberikan porsi usaha yang lebih besar dibandingkan dua wilayah lainnya.
Menurutnya, justru Warnasari merasa iri karena mendapat porsi yang paling sedikit, namun karena masih berproses dan berjalan, Suryana berharap ketiga kelurahan ini bisa selaras.
Koordinator Komite Lotte Project wilayah Gerem, Hayatullah menuding adanya pergerakan aksi yang menamakan Komite Mandiri itu sangat kurang elok karena rentan menimbulkan gesekan dengan wadah kepengurusan yang sudah ada, yakni Komite Lotte Project.
Dirinya mengaku sedih atas adanya pergerakan tersebut. Hal ini dilatarbelakangi adanya ketidakterbukaan pengurus Komite Gerem selama ini, sehingga menimbulkan salah persepsi yang dipicu oknum pengurus yang ingin cuci tangan karena ketidakmampuannya mengurus lingkungannya dan membuat gerakan baru, Komite Mandiri.
“Komite ini sarat dengan kepentingan pribadi. Untungnya kami berhasil mengingatkan ke beberapa tokoh sehingga akhirnya membatalkan dukungannya,” katanya.
Sementara Humas Komite Lotte Project, Ahmad Yusdi berharap agar ke depan tidak ada lagi persoalan yang sama demi keberlangsungan investasi di Kota Cilegon tetap berjalan kondusif.
“Kita ingin investasi itu tetap kondusif, karena keberadaan Komite Lotte Project ini sendiri kan digagas dan atas kesepakatan masyarakat tiga kelurahan agar mampu berpartisipasi dalam pembangunan di Cilegon,” jelasnya.


Komentar Via Facebook :