Para petani Sawah Pertanyakan Kemana Hilangnya Pupuk Bersubsidi,

Para petani Sawah Pertanyakan Kemana Hilangnya Pupuk Bersubsidi,

CYBER88 | Tanggamu –Pulaupanggung , Para Petani sawah di beberapa wilayah di kabupaten Tanggamus provinsi Lampung mempertanyakan, kemanakah hilang nya pupuk bersubsidi. Di sela sela pemerintah menaikkan harga BBM yang membuat masyarakat kecil semakin bingung Jumat (7/10/2022)

Lagi-lagi para petani sawah di buat bingung akan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, sebut saja di wilayah Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus, sekarang sangat menghawatirkan bagi para petani akan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi,

Seperti yang di alami Pak Tono, salah seorang petani sawah, di kecamatan Pulau Panggung, yang  mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Walau pun persawahan sudah kami tanam padi, namun masih mengganjal di hati kami jika saatnya pemupukan nanti

"Untuk pelaksanaan pemupukan nanti, kami bingung memikirkan, kemana kami mencari pupuk yang bersubsidi," kata Tono.

"Kios- kios yang menjual pupuk di wilayah kami ini banyak, tapi saat kami mau beli yang bersubsidi penjual bilang kosong," imbuh Tono.

"Padahal saya sudah membawa RD KK dari atas nama kelompok tani saya, namun kios penjual pupuk tetap bilang kosong yang bersubsidi,

"Walau pun ada, yang non subsidi, itu pun mahal pak,"  katanya.

Di tempat lain salah seorang petani sawah yang enggan di sebut kan nama nya, juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, 

"Saya waktu itu mencari ke kios-kios pengecer pupuk, mau membeli pupuk UREA namun saya tidak mendapatkannya,

"Akhir nya saya membeli pupuk UREA yang non subsidi seharga 230 ribu rupiah per 50 kg, di salah satu kios penjual pupuk di wilayah Pulaup Panggung.

"Itupun terpaksa saya beli, karena kalo ga saya pupuk, tanaman padi saya, takut nya gagal panen pak," terangnya pada awak media.

'Saya berharap kepada awak media, untuk menyampaikan keluhan kami kepada pemerintah daerah kabupaten tanggamus, harapan kami kedepan nya kami petani sawah mudah mendapatkan pupuk bersubsidi." Katanya. (Yunt)

Komentar Via Facebook :