Edi Nursalam: Kecelakaan Kerja KCIC Masih Didalami

Edi Nursalam: Kecelakaan Kerja KCIC Masih Didalami

CYBER88 | Bandung Barat – Pasca anjloknya kereta epat atau kereta kerja, di kawasan Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Ditjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan pada Senin (19/12/2022) siang melakukan investigasi dan menyatakan bahwa insiden ini merupakan kecelakaan kerja.

Menurut Edi Nursalam, Direktur Keselamatan Perkeretapian menjelaskan, "Jadi ada dua kereta yang beroperasi, yang satu untuk memasang alas dan rel, yang satunya lagi lokomotif."

"Ini masih dalam penyelidikan, kenapa bisa sampai meluncur keluar dari rel sedang proses investigasi," kata Edi saat ditemui usai melakukan Investigasi Kereta Kerja KCIC yang anjlok.

Lebih lanjut, kereta kerja ini merupakan dalam rangka penyelesaian proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, jadi kereta ini belum beroperasi.

"Memang kita mempersyaratkan keselamatan kerja, jadi dalam proyek itu ada K3 yang harus dijaga oleh kontraktor, nanti kita akan memberikan teguran untuk tidak melalaikan keselamatan kerja," tegasnya.

Untuk kelalaian, Edi menilai, dirinya masih melakukan investigasi, apakah kelalaian pekerja atau dari mesin.

"Nanti kita bersama KNKT akan menginvestigas ini, kemudian nanti kita akan mengeluarkan rekomendasi, baik kepada kontraktor maupun KCIC," imbuhnya.

Ia menambahkan, "Saat ini sedang dilakukan evakuasi terhadap kereta kerja. Karena materialnya berat, kereta kerja dipereteli dibagi beberapa bagian. Untuk pengerjaan sendiri tetap lanjut, tidak ada pengaruh terhadap pengerjaan. Masih banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan"

"Ini cuma evakuasi, nanti KNKT akan melakukan investigasi terhadap baik karyawan dan alat dan mesinnya, mungkin juga kondisi lapangannya. Sementara data korban yang kami terima dari pihak KCIC seperti itu, 2 meninggal dunia dan korban luka. Korban merupakan warga negara asing," tutup Edi Nursalam.

Komentar Via Facebook :