Bertajuk Komedi Sunda, Film Hayang Kawin Siap Tayang di AK Tv
CYBER88 | Cimahi — Bertajuk komedi sunda, film karya sutradara Asep Kolor, "HAYANG KAWIN” siap tayang perdana di AK Tv Minggu, (12/02), dalam film ini menyajikan cerita dan komedi sunda segar seputar keseharian seorang pemuda yang dikejar-kejar oleh seorang wanita.
Dalam acara tasyakur bi’nimah yang dilaksanakan di Jl. Sangkuriang Dalam 2, no 1 Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jum'at (10/2), acara ini dihadiri oleh seluruh pemain film, diantaranya sutradara Asep Kolor, Dadang, Achmad Syafei, Maksim, Pak Herman, Teh Ema, dan pemain lainnya.
Asep Kolor menyampaikan, "Dalam pembuatan film ini sebenarnya tidak sengaja hanya saja terlintas begitu saja dibenak saya, ini serba mendadak, akhirnya saya mengobrol dengan pak haji herman, kang kunkun terkait film ini, allhamdulilah atas persetujuan pak haji akhirnya muncullah dengan judul Hayang Kawin ini."
Kemudian film hayang kawin ini menurutnya mempunyai makna yang begitu menarik, dari kata ini juga kita bisa merasakan kentalnya kondisi keseharian kita khususnya orang sunda, karena selama ini kata hayang kawin selalu melekat, cerita ini juga kami angkat tanpa menghilangkan unsur komedi yang sehari-hari biasa orang sunda pakai.
“Sebenarnya film ini bukan cerita yang dibuat-buat dan menceritakan seseorang, tetapi ini menceritakan kebiasaan masyarakat di sekitar kita yang suka bercanda, kebetulan lokasi pembuatan film ini kami lakukan di Kota cimahi daerah Sangkuriang, yang mana selain komedinya kami juga melalui film ini ingin mengangkat tentang heritage yang ada di Kota Cimahi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dibalik cerita ini yang berkonsep komedi sunda, tidak hanya mengangkat sunda tapi juga kondisi kebiasaan dimasyarakat.
“Selain komedinya kami mencoba mengangkat Heritage Kota Cimahi dengan dimana kegiatan syuting ini juga kami lakukan di daerah sekitar Kota Cimahi, jadi pengguaan bahasanya ini sunda tapi di situasi kota juga ini banyak yang menggunakan bahasa sunda dalam kesehariannya, dan kita juga tidak melulu karena ini film sunda kita adegannya selalu di persawahan terus, tapi dikota pun ada dan biasa bahasa sunda digunakan khususnya dikota cimahi,” imbuhnya.
Ia berharap dalam film ini kedepannya bisa menjadi sebuah hiburan yang menarik, baik kalangan anak-anak remaja dan juga khususnya masyarakat umum di Kota Cimahi dan nasional.
"Semoga apa yang sudah kami lakukan dapat memberi efek positif dan edukasi kepada seluruh masyarakat luas khususnya kota cimahi agar dapat mengangkat kearifan lokal melalui film ini,” tandasnya. [Gani]


Komentar Via Facebook :