Tega!!! Seorang Guru di Karawang Disiram Rekan Bisnisnya dengan Cairan Diduga Kimia
CYBER88 | Karawang, -- ES (56) Seorang guru yang sehari - hari mengajar di SMKN 2 Karawang harus merasakan sakit lantaran disiram oleh cairan yang diduga mengandung unsur kimia oleh rekan bisnisnya yang berinisial A.
Tak terima dengan penganiayaan yang menimpa dirinya, ES membuat laporan polisi ke Polres Karawang dengan No LP/B/772/VI/2023/SPKT/POLRES KARAWANG POLDA JAWA BARAT pada tanggal 23 Mei 2023.
Pada sejumlah awak media, ES menuturkan, peristiwa penganiayaan yang menimpa dirinya itu terjadi di kediamannya sendiri di Dusun Kalipandan RT 001 RW 001 Desa Sukaluyu kecamatan Telukjambe Timur kabupaten Karawang Jawa Barat, pada hari Selasa (23/5/2023) lalu, sekira pukul 07.00 WIB.
ES menceritakan awal mula adanya persoalan dengan A yang merupakan rekan bisnisnya itu. Kata dia, berawal dua tahun kebelakang dirinya bersama A telah bekerjasama dalam usaha rental kendaraan roda empat.
Namun, sambung ES, selang beberapa lama diduga A telah membuat ulah, salah satu diantaranya, A diduga telah mengoverkreditkan kendaraan miliknya tanpa sepengetahuan.
Akibat dari peristiwa tersebut, Lanjut ES, dirinya berniat mengeluarkan A dari kepengurusan akta perusahaan miliknya.
"Sebenarnya A sudah menandatangani surat pengunduran diri dari kepengurusan akta perusahaan yang saya buat ini. Bukti Poto A sewaktu menandatangani pengunduran diri juga ada kok. Selang beberapa hari setelah lebaran idul Fitri dia datang ke rumah saya. Namun kedatangan dia itulah, yang membuat musibah bagi diri saya," ungkap ES dengan nada kesal, Sabtu (24/6/2023).
Menurut ES, ketika A datang ke rumahnya pada pagi hari, tidak membuat ES curiga dengan niat jahat A kepada dirinya.
"Ketika dia datang ke rumah, saya persilahkan untuk ngobrol di dalam rumah. Awalnya saya tidak curiga A akan melakukan tindakan jahatnya itu. Ketika sudah masuk ke ruangan tamu, dia masih berdiri dan waktu itu saya mau duduk.
Namun, tiba -tiba dia menyiramkan cairan yang diduga cairan kimia ke wajah saya yang dia bawa. Saat itu mata saya terasa sakit dan perih hingga penglihatan mata saya buram dan perih," Ungkapnya.
Lebih lanjut ES menuturkan, setelah menyiramkan cairan yang diduga cairan kimia. A saat itu langsung melarikan diri meninggalkan dirinya yang menahan kesakitan.
"Saat itu saya ditolong oleh tetangga dan dibawa ke rumah sakit Bayukarta Karawang. Setelah berobat di rumah sakit, saya lalu diantar oleh saudara melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karawang," ujar ES.
Ia pun mengatajkan, dirinya sudah buka laporan polisi di polres Karawang, bahkan di BAP pun sudah pak.
“Saya berharap, dengan peristiwa ini, polisi dapat segera menangkap terduga pelaku A dan dapat dihukum sesuai dengan apa yang telah dia perbuat kepada saya sehingga mengakibatkan kedua mata saya hingga kini tidak dapat melihat. Sekali lagi saya minta keadilan dan polisi secepatnya dapat menangkap pelaku," Harapnya. (Red)


Komentar Via Facebook :