Pemasangan Tiang Fiber Optic di Jalan Nasional Ciamis – Pangandaran Disoal Warga, Ini Penyebabnya
CYBER88 | Ciamis, -- Pemasangan puluhan tiang fiber Optic udara di sepanjang pinggir jalan Nasional Ciamis - Pangandaran disoal oleh sejumlah warga Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican lantaran dinilai tidak ber-etika. Tiang tiang yang telah dipasang itu, disebut sebut milik Telkom.
Menurut warga, pihak Provider itu main tancap begitu saja tanpa melakukan sosialisasi pada masyarakat. Padahal, tiang tiang itu tidak hanya ditanam di badan jalan yang menjadi kewenangan Kementerian PUPR saja. Namun banyak juga tiang tiang yang ditanam di laha milik warga.
Enun Saefuloh, salah satu warga Desa Ketahayu menduga kalau pihak yang mengerjakan pemasangan tiang tersebut belum mengantongi izin secara lengkap. Sebab, tidak pernah ada sosialisasi terlebih dahulu baik terhadap masyarakat ataupun pemerintah Desa.
Warga itu pun menyoal pemasangan tiang tiang yang ditanam diarea sepanjang jalan Nasional itu banyak yang berhimpitan dengan tiang listrik. Menurutnya, itu sewaktu waktu kalau terjadi kosleting listrik bisa membahayakan keselamatan pengendara ataupun warga sekitar
Sebagai masyarakat, saya berharap, perusahaan yang melakukan pekerjaan pemasangan tiang tersebut dapat menghargai masyarakat dan seharusnya sebelum pemasangan, ada sosialisasi dulu.” Ujarnya.
Menyikapi adanya warga yang komplen soal pemasangan tiang fiber optic udara tersebut, Yari Budiana, Kepala Desa Kertahayu mengatakan bahwa pihaknya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hari senin akan memanggil perwakilan dari perusahaan.
Yari Budiana juga membenarkan kalau pihak perusahaan belum melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Desa.
“Sebagai Kepala Desa, sudah menjadi kewajiban menciptakan kondusipitas dan kenyamanan masyarakat. Memang, sampai saat ini, dari pihak perusahaan belum ada tembusan baik secara lisan ataupun tertulis pada Perintah Desa Kertahayu,” Ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Sabtu (8/7/2023).
Sementara itu, Depi, sebagai pengawas di lapangan saat dimintai keterengan terkait siapa pelaksana pekerjaan tersebut enggan berkomentar.
“Untuk lebih jelasnya siapa pemenang tender pekerjaan ini, silahkan hubungi Pa Indra, ini nomernya,” tulis dia melalui pesan WhatsApp.
Indra, saat dimintai kejelasan terkait siapa pelaksana dan terkait perizinan yang dipertanyakan oleh warga mengaku tidak tau menau.
Saya kurang tau siapa pemenang tendernya, silahkan hubungi saja atasan saya Pa Budi dari PT Lintas Arta,” Singkatnya.
Budi yang disebut oleh Indra sebagai atasannya dari PT Lintas Arta, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp maupun celuler, masih belum memberikan tanggapan sepatah katapun. (Samsu)


Komentar Via Facebook :