Dinilai Kurang Pengawasan Hasil Pekerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Surawangi II, Dipertanyakan
CYBER88 | Majalengka -- Hasil pekerjaan rehabilitasi ruan Kelas SDN Surawangi II Kecamata Jatiwangi Kabupaten Majalengka, mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan oleh CV Dharamawan Jaya tidak seperti pembangunan di sekolah lainnya.
Salah satu warga sekitar yang anaknya sekolah di SDN Surawangi II merasa heran lantaran rangka baja ringan tidak diganti dengan yang baru.
Ia pun mempertanyakan apakah baja ringan yang tidak diganti itu sudah teruji kelayanakannya?
Sepengetahuan kami itu rangka baja ringannya sudah bertahun tahun ko gak diganti ," kata warga yang tak mau disebut namanya itu pada Cyber88.co.id Senin (30/10/2023).
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan kwalitas pembangunan apakah sesuai dengan RAB?. Sebab tembok yang baru selesai dibangun sudah pada retak.
Warga itu pun magantakan, bahwa dirinya sangat mendukung dibangunnya Sekolah tersebut. Namun sebagai warga yang mempunyai hak untuk turut mengawasi uang rakyat yang nilainya cukup besar, menginginkan hasil pembangunan sesuai dengan yang direncanakan oleh Pemerintah dan hasilnya maksimal.
Warga lainnya yang ikut berkomentar merasa heran lantaran pekerjaan dilaksanakan sangat cepat. Namun hasilnya dinilai kurang memuaskan.
"Pekerjaan sekarang sudah mau hampir beres padahal waktu Pekerjaannya itu 60 hari belum juga genap sebulan sudah mau beres, dan hasilnya tembok dinding atas sudah retak-retak lagi, "Ujarnya.
Ia menilai pekerjaan tersebut kurang pengawasan dari pihak terkait. Maka dari itu ia berharap kepada pihak terkait agar turun ke lapangan untuk mengcroscek hasil proyek tersebut.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Surawangi II, saat dikonfirmasi sedang tak ada di Sekolah.
Terkait pekerjaan, kata salah satu guru mengatakan bahwa Kepala Sekolah tidak tau siapa pelaksananya.
Ditemui awak media, Nurman salah satu pekerja yang mengaku sebagai mandor dalam pekerjaan tersebut, saat ditanya terkait papan informasi proyek, katanya ada namun di simpan di ruangan.
mengaku Bahwa dirinya selaku Mandor pekerja dan bukan Pelaksanaan, ketika dikompirmasi ada papan inpormasinya ,
"Ada pak disimpan di ruangan. sebentar pak saya ambil, " ujarnya.
Sembari memperlihatkan papan informasi proyek, Nurman menjelaskan, Papan informasi awalnya sudah terpasang ditembok. Namun, sehubungan tembokkannya sudah di cat jadi di cabut kembali.
"Masa pak, papan informasi nya gak dicabut" Kata Nurman
Lanjut Nurman, jumlah anggaran sebesar Rp 200,000,000,, Sumber Dana: DAU Perubahan tahun anggaran 2023, Waktu Pelaksan: 60 Hari Kalender, Pelaksanaan : CV DHARAMAWAN JAYA, Alamat : BLOK SABTU RT,002, RW 003, Desa Heleut, Kec: Kadipaten, Kab Majalengka,
Soal rangka baja ringan yang tidak diganti, Nurman berkulit bahwa dirinya tidak tau. Juga soal RAB dan katanya dipagang oleh pelaksana.
"Kami hanya sekedar ditugaskan bekerja yaitu untuk memasang genting, plafon, keramik, pintu dan jendela, pasang Bata merah, itupun juga sebagian dan pengecatan untuk dua ruang kelas," Jelasnya.
Ada tambahan pekerjaan untuk 1 ruangan kelas, itu tugas kami yang diberikannya dan sekarang sudah Pekerjaan sudah 25 hari hampir selesai walaupun di papan inpormasi 60 hari kalender menurut kami gak masalah ko", imbuhnya.
Adapun tembokan yang retak, menurut Nurman, nanti juga akan diperbaiki kembali karena belum di PHO.
Entah apa maksud dan tujuan Nurman yang mengaku sebagai mandor saat dikonfirmasi awak media. Padahal menurut informasi sumber yang bisa dipercaya, Nurman lah sebagai pelaksana proyek tersebut. (Tatang).


Komentar Via Facebook :