Musrenbang 2024, Kelurahan Cibabat Prioritasian Insentif Linmas dan Operasional Posyandu
Foto bersama usai rapat Musrenbang 2024 di Kelurahan Cibabat, Cimahi, Jawa Barat pada Kamis (18/1/2024).
CYBER88 | Cimahi – Bertemakan "Mewujudkan Stabilitas Perekonomian dan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM)", Kelurahan Cibabat gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 di aula kantor kelurahan, Kamis (18/1/2024) kemarin.
Selain Lurah Faisal, turut hadir Kadinkes Cimahi Dr. Mulayati, Kadis Dukcapil Ipah Latipah, Camat Cimahi Utara Rully Sulfanorida, Kapuskesmas kecamatan, Ketua LPM kelurahan, ketua-ketua RW, Karang Taruna Cibabat, serta tamu undangan lainnya.
Dicky Saromi, Pj. Walikota Cimahi dalam sambutannya yang diwakili Kadinkes Dr. Mulayati memaparkan, penyusunan rencana pembangunan 2025 merupakan perencanaan pembangunan tahun ketiga dari tahapan renbang Kota Cimahi sejak 2023 sampai 2026. Visi dan misi dalam RPD yang menjadi acuan dalam menyusun RKPD 2025, adalah mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat berakhlak mulia, berbudaya, juga menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Kemudian untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan perekonomian yang berdaya saing serta berbasis potensi dan peluang daerah, mewujudkan keserasian pembangunan yang berkeadilan, dan mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan," sambungnya.
Dirinya berharap, hal tersebut dapat mensinergikan program rencana pembangunan dengan memperhatikan rencana pembangunan nasional dan regional Jawa Barat, karena Cimahi merupakan bagian yang tidak terlepas dari sistem perencanaan nasional juga provinsi.
Sehubungan dengan tema, Mulayati menjelaskan, yang menjadi permasalahan di Kota Cimahi pada 2025 adalah tingginya angka kemiskinan, SDM kurang berdaya saing, belum optimalnya kualitas pembangunan ekonomi dan tata kelola pemerintahan, serta belum terpenuhi standar pelayanan perkotaan.
"Mudah-mudahan rumusan perencanaan pembangunan yang dihasilkan dalam kesepakatan Musrenbang tingkat kelurahan secara berjenjang dapat dilanjutkan ke tingkat kecamatan sampai tingkat kota. Untuk selanjutnya disepakati menjadi usulan yang dapt diakomodir dalam Dokumen Perencanaan RKPD Kota Cimahi tahun 2025,” tutur Mulayati.
Selaku Lurah Cibabat, Faisal menyampaikan, akhir dari rangkaian Musrenbang ialah rembuk warga di setiap RW dan FGD Musrenbang. Terdapat 5 bidang usulan yang dihasilkan, yakni mulai dari pemerintahan, ekonomi, budaya, sosial, dan fisik. Masing-masing bidang mempunyai skala prioritasnya.
Adapun beberapa yang diprioritaskan berkaitan dengan kenaikan insentif ketua RT dan RW, juga Linmas. Di bidang sosial, seperti insentif Posyandu dan biaya operasionalnya.
"Mudah-mudahan usulan perencanaan yang sudah dimusyawarahkan bisa terakomodir di tingkat kecamatan dan kota," ucapnya mengakhiri.


Komentar Via Facebook :