Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar, Kelurahan Gerem Gandeng BNN Sosialisasi Kampung Bersinar di MTsN 3 Cilegon

Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar, Kelurahan Gerem Gandeng BNN Sosialisasi Kampung Bersinar di MTsN 3 Cilegon

CYBER88 | Cilegon — Guna mencegah penyebaran dan peredaran narkoba di wilayah Gerem, Kelurahan Gerem bersama BNN Kota Cilegon melalui Program Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba) melakukan sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada pelajar sebagai komitmen perang terhadap narkoba.

Sosialisasi yang di gelar di Aula MTsN 3 Cilegon tersebut diikuti oleh sebanyak kurang lebih 30  siswa dan siswi MTsN 3 Cilegon, terdiri dari OSIS , PMI dan Pramuka.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para pelajar terhadap bahaya narkoba serta memastikan bahwa lingkungan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata Anton Pribadi Kasi Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Gerem mewakili Lurah Rahmadi Ramidin ST., yang pada kesempatan tersebut berhalangan hadir.

Menurut Anton, dengan sosialiasi tersebut peserta ditargetkan dapat mengenal dan memahami program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sehingga diharapkan peserta dapat menyebarluaskan informasi ini ke lingkungan masing-masing untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Humas BNN  Kota Cilegon, Iqbal Fahmi,  memaparkan bahaya narkoba serta dampak negatifnya bagi kesehatan dan lingkungan serta bagaimana cara pencegahannya.

"Berdasarkan data, di kalangan pelajar sendiri saat ini penyalahgunaan narkoba jenis obat awalnya karena coba-coba. Yang sering ditemukan laporannya pertama ada eximer, ada tramadol ada obat dextrometropite, obat batuk yang mengandung dextrometropan itu bisa dicampur dengan minuman energi atau minuman yang mengandung kafein. Nah itu biasanya anak-anak atau pelajar gandrung ke arah situ"

Kepada para orang tua Iqbal berpesan agar lebih memperhatikan perkembangan dan pergaulan anaknya, baik di dalam rumah maupun pergaulannya di luar rumah.

'Karena memang penggunaan obat-obatan ini tidak langsung muncul efek nya secara fisik, tapi perubahan yang signifikan terjadi pada psikologisnya, temperamen seseorang jadi lebih mudah emosional atau kalau orangnya tertutup dia lebih makin menutup diri. Nah itu memang terjadi di anak-anak ketika dia menyalahgunakan obat-obatan terlarang. Maka dari itu para orang tua agar bisa membentengi secara kuat untuk anak-anak nya agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, karena pergaulan anak-anak yang saat ini untuk pengedaran narkoba tidak lagi cod tapi via online maka orang tua harus aktif dan menguasai media sosial untuk bisa mengawal anak-anak untuk tidak menggunakan media sosial secara sembarangan." 

Sementara, Babinsa Kelurahan Gerem Serka Agus Hamdani  mengatakan, "Maraknya peredaran gelap narkoba di Indonesia dan dampak negatif di masa mendatang akibat penyalahgunaan narkoba dapat mengintai siapapun maka perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba harus dilakukan secara komprensif dengan melibatkan seluruh elemen, termasuk prajurit TNI, Polri, Pelajar dan masyarakat umum lainnya.

“Masa depan generasi penerus bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan disiplin pelajar dalam menjauhi narkoba serta menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba." Pungkasnya

Komentar Via Facebook :