MAN 2 Kota Cilegon Gelar Musyahadah Tahfidzul Qur’an dan Panggung Kreasi Santri Tahun Ajaran 2024/2025

MAN 2 Kota Cilegon Gelar Musyahadah Tahfidzul Qur’an dan Panggung Kreasi Santri Tahun Ajaran 2024/2025

CYBER88 | Cilegon – MAN 2 Kota Cilegon kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama yang unggul dan berprestasi. Pada Kamis, 19 Juni 2025, madrasah ini menggelar Musyahadah Tahfidzul Qur’an untuk hafalan 3–15 juz, sekaligus Panggung Kreasi Santri, bertempat di aula utama madrasah.

Dengan mengusung tema “Together We Grow to the World We Show”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap capaian hafalan Al-Qur’an para santri, namun juga sebagai wadah ekspresi kreativitas dan kebudayaan, ditampilkan melalui pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, Jepang), pertunjukan seni santri, serta pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi.

Hadir dalam acara tersebut, Kabid Penma Provinsi Banten, Chairul Umam SE.MM,  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Amin Hidayat, S.Ag., M.Ag.,Kabag TU Kemenag Kota Cilegon, H.Munirudin .S.Ag., MM.Pd., Kepala MAN 2 Kota Cilegon,  Mamad, S.Ag., M.Ag., Ketua Komite Man 2 Kota Cilegon, Drs. Khatib Ali Hasan,  Perwakilan Komite Madrasah, Rahmat AS, Pembina Asrama MAN 2 Kota Cilegon, Aan MusthofiahS.Ag.,Jajaran guru, , orang tua/wali santri, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kemenag Kota Cilegon, Amin Hidayat, S.Ag., M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian para santri.

“Saya merasa sangat terharu dan bangga saat melihat MAN 2 Cilegon mampu mencetak para hafidz dan hafidzah. Ini adalah pencapaian luar biasa yang tidak semua orang bisa raih,” ujarnya.
Beliau juga berpesan kepada seluruh pihak untuk terus menjaga dan meningkatkan semangat serta kualitas pendidikan tahfidz dan karakter di madrasah.

Drs. Mamad, S.Ag., M.Ag., selaku Kepala MAN 2 Kota Cilegon, menegaskan bahwa kegiatan tahfidz bukan semata hafalan, namun bagian dari pembinaan karakter dan spiritualitas santri. “Ini bukan hasil instan, tapi buah dari pembinaan penuh komitmen selama satu tahun. Kami juga mendorong para santri mengembangkan potensi dalam bidang olimpiade sains, seni budaya, serta bahasa Arab, Inggris, dan Jepang. Saat ini, asrama MAN 2 dihuni 168 santri, dan pendaftar tahun ajaran baru bahkan telah melebihi kapasitas." jelasnya.

Rahmat AS, perwakilan Komite MAN 2 Cilegon, memberikan dukungan penuh terhadap program asrama dan pembinaan santri. “Kami bangga dan bersyukur atas pendidikan yang tidak hanya akademik, tetapi juga karakter dan akhlak. Ini bukti bahwa madrasah bisa menjadi lembaga unggulan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan pembina asrama atas dedikasi mereka membentuk generasi Qur’ani.

Sementara,  Aan Musthofiah, S.Ag., pembina asrama, turut menyampaikan rasa haru atas perkembangan para santri. “Saya menyaksikan betapa luar biasanya anak-anak kita. Mereka tidak hanya menjadi hafidz, tapi juga aktif dalam olimpiade, seni, hingga mewakili Cilegon di berbagai ajang profesi,” ungkapnya.

Ia yakin, anak-anak ini akan tumbuh menjadi generasi hebat—ilmuwan, menteri, bahkan pimpinan pesantren besar—dengan fondasi iman dan akhlak yang kokoh.

Acara ini menjadi simbol keberhasilan MAN 2 Kota Cilegon sebagai Islamic Boarding School yang tidak hanya membina hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter, kecintaan budaya, dan penguasaan bahasa asing.
Penampilan santri yang percaya diri di depan wali santri dan para tamu undangan menjadi bukti keberhasilan sistem pendidikan madrasah yang holistik dan membumi.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar MAN 2 Kota Cilegon terus menjadi madrasah unggulan yang melahirkan generasi berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia.


 

Komentar Via Facebook :