UKW Pertama Kolaborasi PJS dan UPN Veteran Yogyakarta Sukses di Medan, Tujuh Kota Siap Menyusul
CYBER88 | MEDAN — Program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) hasil kerja sama antara Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) resmi dimulai di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat–Sabtu, 17–18 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana dari delapan seri UKW nasional yang dijadwalkan setelah Musyawarah Nasional (Munas) II PJS pada Juli lalu.
Acara pembukaan dipimpin oleh Dr. Agung Prabowo, Ketua Jurusan Fikom UPN Veteran Yogyakarta, yang juga berperan sebagai penguji utama bersama Dr. Susilastuti Dwi Nugraha Jati dan Saibansah Dardani, S.Ag. Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta mengikuti sesi Pra-UKW yang dipandu oleh Mahmud Marhaba, salah satu penguji senior LUKW UPN Veteran Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Agung menegaskan pentingnya UKW sebagai instrumen resmi Dewan Pers dalam menilai profesionalitas wartawan.
“UKW bukan sekadar ujian, tapi cerminan sejauh mana wartawan memahami hukum pers, kode etik, serta keterampilan jurnalistik yang diterapkan dalam praktik sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PJS Sumatera Utara Sofyan Siahaan menyebut UKW sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam membangun jurnalisme berintegritas.
“Kami ingin seluruh anggota PJS memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional,” katanya didampingi Sekretaris DPD PJS Sumut Erwin Sinulingga.
Dari 18 peserta yang terdaftar, tiga orang tidak dapat melanjutkan ujian karena kondisi kesehatan. Berdasarkan hasil akhir, empat peserta belum dinyatakan kompeten dan akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian ulang dalam waktu enam bulan.
“Tidak ada yang gagal dalam proses belajar. Ini bagian dari perjalanan menuju profesionalisme sejati,” tutur Saibansah Dardani saat menutup kegiatan.
Koordinator Nasional UKW PJS, Mahmud Marhaba, menjelaskan bahwa Medan menjadi kota pembuka dari delapan rangkaian UKW yang digelar sepanjang akhir 2025. Setelah Medan, agenda akan bergulir ke:
- Ambon (31 Oktober–1 November)
- Gorontalo (14–15 November)
- Bombana (21–22 November)
- Palembang (28–29 November)
- Tojo Una-Una (5–6 Desember)
- Batang, Jawa Tengah (12–13 Desember)
- Pekanbaru, Riau (19–20 Desember
- “Setiap daerah punya kesempatan yang sama untuk memperkuat kompetensi jurnalisnya. PJS ingin memastikan profesionalisme wartawan tidak berhenti di sertifikat, tapi tercermin dalam karya dan integritasnya,” tutup Mahmud.


Komentar Via Facebook :