Kembali Terjadi Dugaan Pemotongan Pencairan PIP Oleh Pihak Sekolah di Bandung Barat
CYBER88 | Bandung Barat -- Ditengah gencarnya pemerintah pusat dan provinsi untuk memberantas pungli di lingkungan pendidikan serta sumbangan-sumbangan yang memberatkan orang tua siswa, namun ada saja oknum yang diduga memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.
Saat cyber.co.id memantau pencairan PIP di Bank BJB unit Batujajar terpantau ada salah satu SMA Swasta dari daerah selatan Bandung Barat yang siswanya sedang pencairan PIP 2025, kamis(13/10).
Namun dalam pencairan tersebut dikawal oleh guru pendamping, terlihat setelah siswa mencairkan dana PIP mereka menyetorkan sejumlah uang kepada guru tersebut.
Salah seorang siswa menyampaikan bahwa mereka dari SMA Bina Mandiri dan menyetorkan uang sejumlah Rp. 300ribu kepada guru pendamping dengan rincian untuk ongkos, kas, dll, dengan jumlah siswa yang melakukan pencairan sebanyak 29 siswa.
Dapat dibayangkan jumlah uang dana PIP tersebut Rp. 300ribu dikalikan 29 maka terkumpul Rp. 8.700.000 dalam sekali pencairan.
Sementara aturan Dana PIP harus digunakan sesuai ketentuan untuk mendukung keperluan pendidikan seperti buku, seragam, alat tulis, transportasi, dan tas.
Apa yang terjadi tentunya melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan bertentangan dengan program Gubernur Jawa Barat untuk mencerdaskan anak bangsa tanpa harus terbebani oleh hal yang tidak perlu.
Semoga hal ini bisa menjadi perhatian khususnya dari Dinas Pendidikan Provinsi, karena sangat tidak elok ketika terlihat oleh masyarakat ada bagi-bagi uang ditempat terbuka. (Yus')


Komentar Via Facebook :