Arus Penyeberangan Nataru 2025 H+2: Penumpang Jawa–Sumatera Turun, Arah Sebaliknya Meningkat

Arus Penyeberangan Nataru 2025 H+2: Penumpang Jawa–Sumatera Turun, Arah Sebaliknya Meningkat

CYBER88 | Merak–Bakauheni — Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mencatat dinamika arus penyeberangan di lintas utama Jawa–Sumatera pada H+2 atau Jumat (27/12/2024). Data menunjukkan pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Sumatera mengalami penurunan, sementara arus dari Sumatera ke Jawa justru meningkat.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, selama periode 24 jam (27 Desember pukul 00.00–23.59 WIB) tercatat sebanyak 122 trip kapal beroperasi. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 32.497 orang, turun 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 34.283 orang.

Dari sisi kendaraan, realisasi penyeberangan kendaraan roda dua tercatat 568 unit, mengalami penurunan signifikan sebesar 47,8 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.089 unit. Kendaraan roda empat tercatat 3.998 unit atau naik tipis 0,5 persen. Sementara itu, jumlah truk yang menyeberang mencapai 2.149 unit, turun 30,5 persen, dan bus tercatat 357 unit atau naik 2,6 persen.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+2 mencapai 7.072 unit, turun 16,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 8.507 unit.

Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H+2, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 478.488 orang, naik 5,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, total kendaraan tercatat 108.527 unit, turun 1,4 persen dari realisasi tahun lalu.

Sementara itu, pada arah sebaliknya, data Posko Bakauheni mencatat sebanyak 110 trip kapal beroperasi di Pelabuhan Bakauheni selama periode yang sama. Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 33.087 orang, naik 8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 30.640 orang.

Peningkatan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang tercatat 1.459 unit, naik 67,3 persen dibandingkan tahun lalu. Kendaraan roda empat tercatat 3.460 unit, turun 0,7 persen. Sementara truk yang menyeberang mencapai 2.770 unit atau naik 1,7 persen, dan bus tercatat 351 unit atau naik 3,2 persen.

Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H+2 tercatat 8.040 unit, meningkat 8,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.421 unit.

Secara kumulatif dari H-10 hingga H+2, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 420.274 orang, naik 0,8 persen, dengan total kendaraan sebanyak 104.514 unit atau meningkat 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perbedaan tren pergerakan ini mengindikasikan mulai terjadinya arus balik lebih awal dari Sumatera ke Jawa, sementara arus mudik dari Jawa ke Sumatera cenderung melandai pada H+2 Nataru 2025.

 

Komentar Via Facebook :