Disaat Sulit BAZNAS Selalu Hadir
CYBER88 | Cilegon – Musim hujan yang melanda Kota Cilegon dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Ciwandan, Cibeber, Kedaleman, dan Karangtengah. Kondisi ini sangat membebani masyarakat karena aktivitas terganggu dan banyak rumah warga terendam air, bahkan sebagian mengalami kerusakan hingga roboh.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon bergerak cepat merespons kondisi tersebut. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, BAZNAS menyalurkan bantuan logistik berupa beras, minyak, sarden, dan mi instan ke enam titik dapur umum di wilayah terdampak.
Tidak hanya itu, pada malam hari saat hujan kembali mengguyur, BAZNAS menerima permintaan mendesak dari wilayah terdampak untuk penyediaan makanan siap saji. Sebanyak 525 paket makanan siap saji akhirnya disalurkan. Karena permintaan datang pada malam hari saat kas BAZNAS tutup, bantuan tersebut sempat ditalangi oleh pihak kelurahan dan kini telah diserahkan sepenuhnya.
Saat di jumpai di kantor BAZNAS Kota Cilegon, Habibi, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Cilegon, menegaskan komitmen lembaganya dalam setiap kondisi darurat.
“BAZNAS akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat. Bantuan yang kami salurkan merupakan amanah dari para muzaki, ASN, dan masyarakat yang mempercayakan zakat serta infaknya melalui BAZNAS. Semoga ini menjadi keberkahan bagi semua pihak dan benar-benar meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya. 13/1/2026.
Selain fokus pada penanganan darurat banjir, BAZNAS juga terus menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hingga saat ini, tercatat sekitar 30 rumah dalam kategori tidak layak huni yang tidak roboh, serta sekitar 15 rumah yang roboh akibat cuaca ekstrem dan perubahan kondisi alam. Rumah-rumah yang roboh menjadi prioritas utama karena tidak dapat ditempati dan membahayakan pemiliknya.
“Yang roboh ini kami dahulukan. Bahkan ada beberapa yang dalam hitungan jam langsung kami tindak lanjuti,” jelas Habibi.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Cilegon, Bambang Widiatmoko, mengajak masyarakat untuk menyalurkan infak dan zakatnya melalui BAZNAS agar bantuan dapat tersalurkan secara merata.
“Kami mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan infak dan zakatnya melalui BAZNAS agar bantuan dapat terdistribusi secara merata. Dengan sistem pemetaan per kelurahan dan kecamatan, kami bisa memastikan tidak ada wilayah yang terlewat, terutama daerah-daerah yang minim donatur namun sangat membutuhkan,” ungkapnya.
Dalam penanganan bencana, BAZNAS menegaskan pentingnya koordinasi yang terpusat melalui Pemerintah Kota Cilegon. Pemerintah telah membentuk Siaga Bencana Kota yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda). Seluruh kebutuhan di lapangan diharapkan disampaikan secara berjenjang dari RT, lurah, camat, hingga Sekda, agar penanganan lebih terstruktur, efektif, dan akuntabel.
“Untuk saat ini BAZNAS masih komitmen untuk membersamai karena koordinasi kami langsung dengan Pak Sekda. Penanganan bencana harus dilakukan secara komprehensif, termasuk mencari solusi penyebab banjir, seperti inspeksi tanggul dan langkah-langkah pascabanjir,” tutup Habibi.
Melalui berbagai langkah tersebut, BAZNAS Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan membersamai masyarakat dalam setiap situasi tanggap bencana.


Komentar Via Facebook :