Kelurahan Gerem Lakukan Upaya Pencegahan Bencana di Wilayah Kalibaru
CYBER88 | Cilegon – Pemerintah Kelurahan Gerem terus melakukan langkah antisipatif untuk meminimalisir potensi bencana di wilayahnya, khususnya di kawasan Kalibaru. Upaya ini bukan semata penanganan banjir, melainkan pencegahan agar bencana tidak terjadi dan tidak menimbulkan korban.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Gerem, Hikmatul Qismat, menyampaikan bahwa pada Senin, 12 Januari, pihak kelurahan bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah melakukan penebangan dua pohon yang dinilai berisiko tumbang. Pohon pertama berada di pinggir jalan arah POMAL, wilayah Kalibaru, sementara pohon kedua berada di samping kantor kelurahan yang melintang di atas jalan.
“Pohon-pohon tersebut berpotensi mengganggu mobilitas warga, terutama masyarakat di wilayah atas, dan bisa membahayakan keselamatan apabila tumbang. Karena itu kami minta bantuan Perkim untuk melakukan pemotongan,” ujar Hikmatul Qismat.
Selain itu, pihak kelurahan juga telah bersurat kepada PLN UPT Wilayah Cilegon terkait kabel listrik yang melintang di atas sungai di wilayah Kelurahan Gerem, tepatnya di RT Pasastra, Kalibaru. Pada Selasa, PLN mulai merealisasikan peninggian kabel tersebut. Selama ini, kabel yang terlalu rendah kerap menjadi tempat tersangkutnya sampah saat debit air meningkat, sehingga memperparah luapan air ke permukiman warga.
“Dengan peninggian kabel ini, kami berharap tidak lagi terjadi penyumbatan aliran air akibat sampah yang tersangkut, sehingga risiko banjir bisa diminimalisir,” tambahnya.
Untuk aliran air di bawah tol, pembersihan telah dilakukan pada Sabtu lalu. Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama warga berhasil mengangkat satu batang pohon besar yang menyumbat aliran. Proses pengangkatan dilakukan menggunakan alat khusus (takel) dengan bantuan warga setempat. Alat tersebut dipinjamkan oleh salah satu warga, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar.
Plt Lurah Gerem, Hikmatul Qismat, juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air dan terjadinya banjir.
“Kalau membuang sampah ke kali, yang rugi adalah saudara-saudara kita sendiri. Yang kebanjiran dan menderita juga saudara-saudara kita. Mari kita buang sampah pada tempatnya,” tuturnya.
Dengan berbagai upaya ini, Pemerintah Kelurahan Gerem berharap ke depan wilayah Kalibaru dan sekitarnya menjadi lebih aman dari potensi bencana. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.


Komentar Via Facebook :