Sejumlah Warga Blok Kemuning Girimukti, Geram Adanya Aktivitas Galian Tanah Menggunakan Alat Berat yang Mengotori Lingkungan
CYBER88 | Majalengka, -- Sejumlah warga Blok Kemuning Sari 1, RT 05 RW 03 Desa Girimukti Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka Jawa Barat, menyoal adanya aktivitas galian tanah menggunakan alat berat di wilayahnya. Pasalnya, selain pihak pihak terkait tak melakukan sosialisasi, hilir mudik pengangkutan tanah menggunakan truk, mengotori jalan higga menganggu aktivitas warga.
Jalan di wilayah tersebut, nampak kotor oleh jatuhan tanah galian yang diangkut truk yang dinilai tidak sesusi dengan prosedur pengangkutan. Masyarakat khawatir jalan jadi licin saat terkena air hujan dan memicu terjadinya kecelakaan. Menurut keterangan warga, alat berat tersebut sudah beroperasi selama 4 hari.
Oleh karenanya, masyarakat berharap pihak Pemerintah Desa dapat segera mengambil langkah tergas demi kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat pun mengancam apabila pihak Pemerintah Desa tak melakukan tindakan, akan melakukan “demo”.
“Kami berharap Pemerintah Desa dapat mengambil tindakan tegas karena aktivitas itu sangat mengganggu lingkungan, “Ujar salah satu warga, pada Cyber88.co.id, Rabu (7/1/2026).
Warga itu pun mempertanyakan apakan pihak Pemertintah Desa mengetahui adanya pengerukan tanan di wilayahnya itu?
Ditemui awak media, Angga selaku penjaga galian tanah tersebut hanya menyampaikan bahwa dirinya hanya penjaga saja. Terkait tidak adanya sosialisasi pada masyarakat, Angga menjawab kurang tau.
Menurut sepengetahuan dia, katanya adanya aktivitas pengerukan tanah tersebut bedasarkan permintaan warga. Adapun perkiraan aktivitas tersebut, katanya paling selama dua minggu.
“Selebihnya silahkan saja bapak tanya kepada yang bersangkutan, "Kata Angga
Sementara itu, Maman, Kepala Desa Girimukti, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (7/1) hanya mengatakan, “Teu apal (tidak tahu). saya lagi diluar coba tanya ke pamong ( perangkat)”. Soal tak adanya sosialisasi, Maman mengatakan akan segera menelpon pihak terkait. (Tatang)


Komentar Via Facebook :