Universitas Pattimura Kukuhkan 1.340 Lulusan, 38 Raih Predikat Cumlaude

Universitas Pattimura Kukuhkan 1.340 Lulusan, 38 Raih Predikat Cumlaude

CYBER88 | Ambon - Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menambah daftar lulusan baru. Sebanyak 1.340 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura, yang digelar di Auditorium Unpatti, Rabu (28/1/2026).

Wisuda periode Januari 2026 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Unpatti karena untuk pertama kalinya prosesi wisuda dilaksanakan pada awal tahun. Penetapan lulusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 2469/UN13/SK/2025, yang menyatakan seluruh wisudawan telah memenuhi persyaratan akademik dan lulus pada periode Oktober–Desember 2025.

Dari total 1.340 wisudawan, komposisi lulusan terdiri atas: 958 lulusan Program Sarjana (S1), 304 lulusan Program Profesi Guru, dan 78 lulusan Program Magister (S2)

Sebaran lulusan juga mencakup wilayah terluar melalui PSDKU Kepulauan Aru dan PSDKU Maluku Barat Daya, mencerminkan peran Unpatti dalam memperluas akses pendidikan tinggi di kawasan kepulauan Maluku.

Dalam kesempatan yang sama, melalui SK Rektor Nomor 2470/UN13/SK/2025, Unpatti memberikan penghargaan khusus kepada 38 wisudawan terbaik yang berhasil meraih Predikat Pujian (Cumlaude).

Dari jumlah tersebut, 7 lulusan berasal dari program sarjana dan 31 lulusan dari program magister. Para lulusan berprestasi ini menerima sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik mereka.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda Januari merupakan bagian dari kebijakan strategis kampus untuk menyelenggarakan empat kali wisuda dalam setahun, yakni pada Januari, April, Juli, dan Oktober.

“Kebijakan ini merupakan respons atas jumlah mahasiswa aktif yang terus meningkat. Saat ini tercatat sekitar 28.000 mahasiswa aktif, dengan input mahasiswa baru mencapai 6.000 orang per tahun,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, Unpatti terus melakukan akselerasi pengembangan akademik guna mewujudkan visi “Unpatti Unggul Bersinar Menuju World Class University.”

Di hadapan para wisudawan, Rektor menekankan pentingnya perubahan pola pikir di era kecerdasan buatan (AI) dan big data.

“Ijazah mungkin membantu mendapatkan pekerjaan pertama, tetapi kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi (re-learning) yang akan menjaga relevansi di masa depan,” tegasnya.

Dalam dua tahun terakhir, Unpatti telah membuka 17 program studi baru, termasuk program doktor dan pendidikan spesialis kedokteran. Selain itu, kampus juga mencatat penambahan 8 Guru Besar baru, serta meluncurkan sejumlah aplikasi layanan digital terintegrasi untuk mendukung tata kelola kampus.

Wisuda ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Ketua DPRD Maluku, Penjabat Wali Kota Ambon, serta unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Abdullah Vanath menyebut Universitas Pattimura bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan mesin penggerak ekonomi daerah.

“Dengan puluhan ribu mahasiswa, perputaran uang di Ambon bisa mencapai ratusan miliar rupiah per tahun. Kampus bukan hanya mencetak sarjana, tapi juga menjaga denyut ekonomi dan stabilitas sosial Maluku,” ujarnya.

Prosesi wisuda ditutup dengan pesan agar para lulusan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Gunakan ilmu untuk memberi solusi nyata bagi daerah dan bangsa. Jadilah garam yang memberi rasa dan terang yang menerangi lingkungan sekitar,” pesan Rektor.

Komentar Via Facebook :