Askun Kritik Pedas Kritikan Dewan Komisi II Prihal Penanganan Sampah Oleh DLHK Karawang
CYBER88, Karawang - Viralnya kritikan Natala Sumeda selaku anggota Komisi 2 DPRD Karawang di sosial media facebook prihal tidak pekanya Pemda Kabupaten Karawang prihal arti pentingnya kesehatan, dimana banyaknya penumpukan sampah di Area lokapala, belakang Pasar Baru Karawang yang dianggap setiap hari over flow hingga menutupi ⅔ badan jalan dengan baunya yang tidak sedap membuat H. Asep Agustian, S.H., M.H., yang akrab disapa Askun (Asep Kuncir) mengkritik pedas pernyataan status facebook tersebut diatas.saat ditemui diruang kerjanya, Askun mengatakan kepada cy88ernews.com dengan panjang lebar bahwa"Boleh lah Natala bicara seperti itu, tapi harus di tanya dulu, dia duduk di Komisi berapa, apakah sesuai dengan leading sektor mitra kerja Komisinya, karena setahu saya (Askun.red), ia kan anggota Komisi II, sementara urusan lingkungan atau sampah merupakan domainnya Komisi III, dan seumpamanya ada anggota Dewan dari Komisi lain mengomentari mitra kerja Komisi II bagaimana, jadi kalau dalam istilah Sunda ada istilah yang disebut (Ulah Pacorok Kokod) yang artinya harus sesuai tufoksi, sedangkan untuk biaya kebersihan itu butuh anggaran besar, seperti untuk biaya operasional dan Bahan Bakar Minyak (BBM) armada pengangkut sampah, sementara sekarang kita tahu sendiri, anggaran DLHK Karawang semakin kesini semakin menurun, jadi, jangan segala bicara soal ketidak pedulian Bupati terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat Karawang prihal damfak dari tumpukan sampah menghasilkan lalat yang di khawatirkan lalat-lalat tersebut menempel pada makanan yang akan berakibat pada kesehatan."Lah emang di Dewan nggak banyak lalat...???Lalat di DPRD juga banyak, yang pada akhirnya terbang kemana mana. Contohnya seperti ini nih, Komisi II mengomentari leading sektornya Komisi III yang mengakibatkan Bupati juga mana mungkin nyaman kalau banyak lalat, dan tidak akan mau joged tuh Bupati kalau banyak lalat, makanya Bupati pasti terus berupaya untuk menghindari lalat dengan mengatasi sampah melalui DLHK Karawang. kritiknyatambahnya, ia (Askun.red) mengungkapkan bahwa sesungguhnya sudah tahu kendala penanganan permasalahan sampah ini ada pada anggaran, kok masih mengkritik soal penanganan sampah, seharusnya kan dia sebagai anggota Banggar di DPRD, malu dong mengkritik yang anggarannya dia sendiri ikut membahasnya dan tahu ploting untuk DLHK Karawang semakin menurun. pungkasnya (Hys)


Komentar Via Facebook :