Densus 88 tangkap 2 terduga teroris JAD di Bali
Cyber88 Bali
[caption id="attachment_605" align="alignnone" width="600"]
Ilustrasi penangkapan Personil Densus 88 Antiteror Mabes Polri ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ed/nz/15[/caption]
Denpasar, Beritasatu.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror dikabarkan menangkap dua terduga teroris di wilayah Jembrana, Kamis (10/10/2019) malam. Keduanya adalah bapak dan anak berinisal NK dan JA. Keduanya merupakan jaringan Jemaah Ansharu Daulah (JAD).
Sebelumnya, dua anggota lain dari jaringan ini menusuk Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Menes, Pandeglang, Banten.
Informasi yang dihimpun Jumat (11/10/2019), setelah dua pelaku penusukan Wiranto, yakni SA dan FD, ditangkap di Banten, Densus 88 melakukan preventive strike di beberapa wilayah di Indonesia. "Ternyata dua orang di antaranya ada di Bali (Jembrana)," bisik polisi yang tak mau identitasnya disebutkan.
Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes polisi Hengky Wijaya yang dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan secara detail karena kedua terduga teroris masih mendapat pemeriksaan secara intensif.
I Nyoman Mardika / FMB
Sumber: Suara Pembaruan
Cyber88


Komentar Via Facebook :