Seleksi Wawancara Calon Anggota PPS se Kecamatan Banjaran Bandung
CYBER88.CO.ID BANDUNG - Menjelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bandung 2020, KPU Kabupaten Bandung membuka pendaftaran untuk menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sejak dibuka pendaftaran, banyak warga yang antusias untuk ikut serta menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu.
Pantauan awak media cyber88.co.id Bandung, KPU Kabupaten Bandung melalui PPK kecamatan banjaran, sedang mengadakan seleksi tes wawancara kepada pendaftar dari 11 desa yang ada di wilayah kecamatan Banjaran, dan seleksipun dilaksanakan dengan tertib dan lancar, diman wawancara dilaksanakan kepada setiap pendaftar, rabu 11/03/2020.
Sandi Irawan, salah satu anggota PPK Banjaran mengatakan, bahwa pelaksanaan seleksi tersebut dilaksanakan oleh PPK sesuai dengan amanat dari KPU kabupaten Bandung nomor 67/PP.06.4/Kpt/3/KPU/II/2020 yang mengamanatkan bahwa pelaksanaan seleksi calon anggota PPS di delegasikan kepada masing masing PPK di setiap kecamatan, dengan mendapatkan pengawasan dari KPU kabupaten bandung dan PPS hasil kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan atau lembaga profesi selanjutnya akan di ikutsertakan dalam seleksi wawancara,ujarnya.
Seleksi wawancara menggunakan tiga indikator yaitu, Pengalaman tentang pemilu dan profil, Pengetahuan dan wawasan regulasi pemilu serta memahami teknis pelaksanaan, dan yang ketiga yaitu tentang cara kepemimpinan yang mampu bekerja dan membangun kerjasama baik secara internal maupun eksternal guna mengatasi berbagai permasalahan di lapangan, lanjutnya.
Tom Setyawan, Ketua PPK kecamatan Banjaran menambahkan bahwa jumlah peserta yang masuk dalam data yang kami terima, untuk para calon anggota PPS yang telah lolos seleksi tertulis, sesuai dengan keputusan KPU kab Bandung nomor 119/PP/04/02.PU/3204/kab/III/2020 tentang calon anggota PPS kabupaten Bandung yang telah lolos selekso tertulis pada pemilihan kepala daerah tahun 2020.
Untuk kecamatan banjaran, peserta yang telah lolos seleksi tertulis berjumlah 47 di tambah dengan 18 orang hasil rekomendasi lembaga pendidikan, universitas dan lembaga profesi sehingga jumlahnya menjadi 65 orang yang nantinya akan di kerucutkan setelah hasil seleksi wawancara menjadi 33 orang untuk 11 desa yang ada di kecamatan Banjaran, pungkasnya.


Komentar Via Facebook :