Pendataan Bantuan Tunai Dampak Pandemi Corona di Jabar Mendapat Kritikan Dari Para Netizen
CYBER88.CO.ID | Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah siapkan Rp 16 triliun untuk mengatasi wabah virus corona (Covid-19). Angka tersebut dibagi, Rp 13 triliun untuk program padat karya, pasca pandemi corona dan sisanya 3 triliun untuk bantuan langsung selama wabah ini masih berlangsung yang diperkirakan sampai bulan juni 2020.
Hal tetsebut mendapatkan tanggapan yang positif dari warga Jawa Barat, terutama kalangan ekonomi bawah dan kalangan yang rentan adalah kelompok ekonomi menengah, yang sudah mulai kesulitan mencari napkah akibat adanya himbauan untuk melakukan social distancing dan physical distancing.
Namun sayangnya, kebijakan Gubernur Jawa Barat tersebut terkesan tanpa adanya pengawasan yang ketat dalam hal pendataan warga yang terdampak pandemi corona ini. Hal itu tentunya akan menjadi lahan baru untuk para oknum sehingga akan terjadinya KKN, dan tentunya juga masalah baru akan bermunculan.
Kehawatiran terkait hal itu, mulai di perbincangkan oleh para netizen yang mengunggah kehawatirannya di jejaring sosial, dan juga terkait temuan-temuan di lapangan dengan harapan Gubernur Jawa Barat dapat merespon apa yang terjadi di lapangan.
Salah satu yang terpantau oleh cyber88.co.id adalah akun FB atas nama Alvin SR Syahid yang unggahannya betuliskan "Pak Gubernur mohon keluhan sebagian Warga/Rakyat Jawa Barat perlu di pertimbangkan oleh semua unsur Pemerintah Jawa Barat " yang seperti ini akan bermunculan, kalimat dari akun tersebut dengan meng upload screenShot keluhan-keluhan warga di medsos.

Di ketahui oleh cyber88.co.id akun bernama Alvin tersebut adalah salah satu aktifis buruh di Jawa Barat yang kerap kritis terhadap kebijakan-kebijakan Pemerintah yang di anggap merugikan masyarakat terutama kaum buruh, salah satunya yang paling hangat adalah tentang Omnibus Law, yang sekarang ini terkesan di paksakan dalam situasi pandemi corona.

Saat di kinfirmasi melalui WatshApp, Alvin atau kerap di sapa Roy, yang juga sebagai Ketua Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI ) Kabupaten Bandung menyampaikan,
"Dengan kepedulian dari pihak wartawan semoga lebih bisa tajam untuk mengingatkan dan memberikan masukan kepada pemerintah khususnya yang dalam hal ini adalah Pemerintah Jawa Barat, mengingat semua kepedulian-kepedulian pemerintah yang tadinya bagus malah menjadi permaslahan baru di masyarakat.
"Hal ini sangat penting untuk menjadi perhatian dan pengawasan pemerintah guna menjaga ketentraman di masyarakat, ungkap Roy melalui pesan WathsApp.
"Saya sangat berterima kasih atas kepedulian dari rekan media terutama Media Cyber 88 tetap semangat mendukung pemerintah dalam upaya menghilangkan wabah covid 19 di negeri indonesia ini"


Komentar Via Facebook :