Kegiatan di DPU Kabupaten Sukabumi Berlangsung, Ditengah Pademi

Kegiatan di DPU Kabupaten Sukabumi Berlangsung, Ditengah Pademi

CYBER88.CO.ID | Sukabumi - Kegiatan Pembangunan memiliki daya ungkit besar dalam pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19 yang telah memasuki era New Normal. 

Rencana dan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi tentunya akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. 

Protokol kesehatan saat ini jadi prioritas hingga, kegiatan lelang dan kontruksi dilapangan tetap berjalan dengan memperhatikan kesehatan para pekerja di masa pademi-19 ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi A.Jafar menyampaikan, "Selama ini kegiatan tetap berjalan sebagaimana perencanaan awal, meskipun ada sedikit pemangkasan anggaran, mengingat kepentingan wabah."

Seperti diketahui, "pada dasarnya semua kegiatan bermanfaat bagi kepentingan umum, pemulihan ekonomi dan menjaga kesehatan lebih prioritas dengan tetap meminimalisir usaha penularan infeksi virus corona Covid-19. Pemerintah tidak mengendurkan dalam mengerjakan kegiatan fisik baik Jalan, Irigasi maupun Jembatan." Terang dia kepada media CYBER88, “Senin (06/7), kemarin.

Lebih jauh A.Jafar menyampaikan, hampir semua kegiatan tersebar di semua titik wilayah Kabupaten Sukabumi pada program kegiatan APBD Murni tahun anggaran 2020. Banyak juga kegiatan yang sudah rampung, Seperti kegiatan di Sagaranten, Jembatan Cibuni, Pelabuhan ratu, Bantar gadung dan lainnya. 

Meskipun, jumlah kegiatan berkurang namun kami tetep berjalan. Kegiatan ini merupakan fungsi strategis sebagai penghubung antar wilayah, juga penggerak ekonomi dalam mempercepat distribusi barang dan manusia ke suatu tempat bebeda guna meningkatkan kesejahtraan ekonomi ditengah pademi, jelasnya.

Sebagai informasi, "Anggaran DPU dari APBD murni senilai 254 milyar, terkait anggaran perubahan tetap kita usulkan, mana saja yang menjadi skala prioritas Baik kegiatan irigasi, jembatan dan jalan. 

Terakhir dia memaparkan, masyarakat harus paham satu sisi pemerintah prioritasi penanganan wabah sisi lain peningkatan infrastuktur juga lebih utama peningkatan mobilitas pemulihan ekonomi pasca pandemi, jika kegiatan terganggu intinya untuk masyarakat juga, Jelasnya. (Jumhi)

Komentar Via Facebook :