Kerja Maksimal UPTD Kebersihan Wilayah 2 Rengasdengklok Mampu Atasi Tumpukan Sampah
CYBER88 | Karawang - Sinergitas dan kegigihan para pekerja kebersihan yang ada di UPTD Kebersihan Wilayah 2 Rengasdengklok dengan dukungan DLHK Karawang yang memfasilitasi kebutuhan, guna mengatasi penumpukan sampah yang acap kali terjadi, kini sudah mulai dapat dirasakan oleh masyarakat dimana di TPSS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara) yang ada dengan kondisi 0 (nol) sampah.
Dalam keterangannya, Herman selaku koordinator pengawas lapangan mengatakan kepada cyber88.co.id, Kamis 27/08/2020, bahwa
"Terjadinya 0 (nol) sampah di TPSS yang ada, berkat kerjasama yang baik dan semangat para pekerja serta support dari Iki selaku Kepala UPTD Kebersihan wilayah 2 Rengasdengklok yang selalu menginginkan tiap titik TPSS nol sampah, dengan sistim diangkut rutin sesuai agenda, pasalnya, bila terjadi beberapa titik TPSS tidak nol sampah.
Maka, volume sampahpun akan semakin meningkat, sehingga semakin sulit untuk mengangkutnya, karena logikanya, semakin banyak sampah menumpuk, maka sampah tersebut akan semakin padat, sehingga untuk mengangkutnya diperlukan alat berat, sehingga untuk menghindari hal tersebut, dibuatlah agenda pengangkutan secara rutin." Jelasnya
Dengan terbatasnya mobil truck pengangkut sampah untuk buang ke TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) Jalupang, maka, guna mengantisipasi penumpukan sampah yang ada di pasar Rengasdengklok, disediakan 2 bak yang posisinya didepan pasar Rengasdengklok yang selalu rutin dalam pengangkutannya, dan sebagai pengawas lapangan.
Kami memohon tinggal partisipasi masyarakat dan pedagangnya saja guna mempecepat dan memperlancar pekerjaan petugas kebersihan, maka untuk sampah - sampahnya harap dikemas dengan kantung sampah atau karung.
Sementara untuk para pedagang yang dekat dengan bak sampah, maka, buanglah sampah dibak sampah yang telah disediakan, yang hanya tinggal jalan beberapa meter saja, jadi, jangan buat beberapa titik buang sampah yang ditumpuk di jalan, yang membuat petugas selalu menyisir dalam mengangkutnya, karena kasian dan cape juga para pekerjanya.
Maka dari itu, guna mempercepat dan memperlancar pekerjaan petugas sampah hingga tercipta suasana bersih dan nyaman, diperlukan kerjasamanya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan yang tidak dikemas dengan kantung sampah atau karung, dan tidak membuat banyak titik tempat pembuangan sampah.
Bagi para pedagang yang dilokasinya tidak ada tempat bak pembuangan sampah seperti yang ada didepan Pasar Rengasdengklok. Pungkasnya (Hys)


Komentar Via Facebook :