SMPN 1 Kutawaluya Persiapkan Wacana Tatap Muka

SMPN 1 Kutawaluya Persiapkan Wacana Tatap Muka

CYBER88 | Karawang -- Adanya wacana pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan Januari 2021 membuat pihak Sekolah harus mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan instruksi dari Kemendikbud dan Kemenkes, guna memutus mata rantai Covid-19.

Maka, harus mengikuti protokol kesehatan (Prokes) diantaranya, sebelum masuk kedalam sekolah dan kedalam kelas, terlebih dahulu siswa harus mencuci tangan yang kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermometer digital dan siswa wajib mempergunakan masker pada saat pembelajaran.

"Sebelum dilaksanakan pembelajaran tatap muka, pihak SMPN 1 Kutawaluya terlebih dahulu akan mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan, seperti menyediakan alat pencuci tangan, hand sanitizer, thermometer digital dan yang lainnya, yang kebetulan sudah disediakan oleh pihak Sekolah, “Ungkap Oman Rukmana Kepala SMPN 1 Kutawaluya, Karawang - Jawabarat, kepada cyber88.co.id, Jum'at 11/12/2020 di ruang Kepala SMPN 1 Kutawaluya.

Lanjutnya, “Adapun teknisnya sebelum masuk kedalam sekolah dan kedalam kelas, terlebih dahulu siswa harus mencuci tangan yang kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermometer digital dan siswa wajib mempergunakan masker pada saat pembelajaran.

Sebelum dilaksanakannya proses pembelajaran tatap muka, maka terlebih dahulu pihak sekolah akan melaksanakan rapat dengan orang tua siswa untuk menginformasikan bahwa dalam pembelajaran tatap muka ini, harus mengikuti protokol kesehatan.

Adapun mekanisme dalam pembelajarannya pun terbagi dalam dua tahap, dimana bila siswa dalam satu kelas yang berjumlah 35 siswa, maka akan terbagi 2 dalam proses pembelajaran tatap mukanya, yang pertama tatap muka untuk 20 siswa.

Sementara yang 15 siswanya lagi belajar dirumah dengan sistim daring, yang akan dilaksanakan seminggu sekali, dengan sistim bergantian, adapun waktu dalam proses pembelajaran tersebut, untuk sementara mengacu pada waktu program daring, dimana saat ini pembelajaran siswa berjalan selama 3 jam, namun pihak sekolah tidak akan mematok terhadap pembelajaran siswa tersebut, melainkan akan mengikuti instruksi dari Kemendikbud.

Nantinya, kalau toh emang harus dilakukan proses pembelajaran tatap muka selama 1 atau 2 jam jam, maka pihak Sekolah pun harus mengikuti dan mematuhinya aturan tersebut." Terangnya.

Pada kesempatan tersebut pun, Oman, selaku kepala SMPN 1 kutawaluya menghimbau kepada orang tua siswa, sebelum siswa berangkat ke Sekolah untuk mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka, terlebih dahulu, siswa harus diberi sarapan atau berbekal sarapan.

Pasalnya, dalam kegiatan proses pembelajaran tatap muka ini, tanpa adanya jam istirahat, sehingga siswa tidak bisa jajan diluar dan ini, guna mengantisipasi penyebaran dan atau guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Bahkan nantinya pun dalam seminggu 2 atau 3 kali akan dilakukan penyemprotan disinfektan disetiap ruangan,” Pungkasnya (Hys)

Komentar Via Facebook :