Jalan Penghubung Dua Kabupaten Cilacap dan Brebes Via Desa Ujung Barang Kecamatan Majenang Longsor.
CYBER88 | Cilacap - Hampir sepekan intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Majenang menyebabkan kejadian longsor tebing kurang lebih 6 meter dengan lebar 4 meter yang mengakibatkan satu-satunya akses jalan utama Desa Ujung Barang dengan desa lainya tertutup oleh tanah longsoran pada pukul 05.00 Wib. Senin (14/12/2020).
Untuk membuka kembali jalan tersebut Kepala Desa Ujung Barang Tarkono bersama dengan masyarakat Desa Ujung Barang melaksanakan mandat tanah longsoran yang memenuhi badan jalan dengan menggunakan alat berat dan sebagian alat-alat tradisional berupa cangkul, sekop dan karung, di jalan utama Desa Sindang Barang Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Kepala Desa Ujung Barang Tarkono, mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan utama dari Majenang menuju arah Kabupaten Brebes .Ungkapnya.
Menurut Tarkono "Masyarakat disini sangat bingung, sehingga semua warga terlebih yang akan berangkat ke pasar dan ke kantor dengan terpaksa harus berputar lebih jauh untuk pergi ke tempat tujuannya.Ungkap Kades.
Camat Majenang Iskandar Zulkarnain S, S.TP, Msi cepat tanggap turun langsung ke lokasi bencana setelah menerima laporan hingga mengatakan bahwa "Pihaknya sudah menekankan kepada seluruh aparatur desa dan instansi terkait untuk menyikapi segala kemungkinan yang terjadi dihadapkan dengan kondisi hujan yang hampir terjadi sepanjang hari, sehingga semua hal yang terjadi di wilayah dapat segera diatasi.Ujar Iskandar
Tarkono pun merespon anjuran dari Camat dengan mengatakan "Atas petunjuk dan arahan dari Pak Camat sudah saya perintahkan kepada semua pengurus Rt / Rw dan masyarakat lainya untuk lebih ekstra dalam memonitor situasi karena intensitas hujan cukup tinggi terlebih desa Ujung Barang yang masuk kategori rawan longsor," pungkasnya.
Camat Majenang Iskandar Zulkarnain S, S.TP, Msi yang hadir langsung ditengah-tengah warga dengan didampingi Kades Ujung Barang dan perangkat desa setempat juga mengungkapkan, bahwa dengan kehadiran tidak ada Muspika ke lokasi tersebut diharapkan siang nanti akses jalan tersebut sudah dapat dilewati kembali dan aktifitas masyarakat normal kembali. (Asep s)


Komentar Via Facebook :