Jalan Penghubung Dua Kecamatan Majenang Dan Wanareja Terputus Total Akibat Banjir Sungai Cigegemeh
CYBER88 | Majenang Cilacap -- Curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari ini menyebabkan jalan penghubung dua Kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah terputus.
“Selain akibat curahan hujan, lokasi jalan di perbatasan dua Kecamatan Majenang dan Wanareja tepatnya di daerah Desa Salebu tersebut juga datarannya rendah, yang mengakibatkan air tergenang dan tanahnya tergerus, sehingga sulit untuk dilalui,"Senin(1/12/2020)
Kejadian ini sudah terjadi beberapa kali. Hingga hari ini hujan turun dari jam 14:00 Wib sampai berita ini dirilis belum reda,hingga sungai Cigeugeumeuh kembali meluap dan menggenangi jalan.
Hingga kini kondisi jalan masih sulit dilalui masyarakat baik jalan kaki maupun kendaraan, di dua kecamatan tersebut dan air sungai Cigegemeh menggenangi balai Desa Salebu dan beberapa dusun di sekitarnya antara lain Grumbul Awilancar Rt 01 Rt 02 Rw 07, untuk diarea di depan balai desa Salebu dampaknya menggenangi rumah sekitar 10 Kepala Keluarga (kk).Ujar Sugeng Pitoyo.
“Khususnya kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melalui jalan penghubung di dua kecamatan itu, karena kedalaman air mencapai kurang lebih satu meter,” ujarnya.ujarnya
Menurut Camat Majenang Iskandar Zulkarnain S, S.TP, Msi.Saat di hubungi Via Aplikasi (WA) Whatshap menerangkan Upaya pemerintah Kecamatan Majenang sudah sangat maksimal dalam menangani banjir yang menyebabkan terputusnya jalan penghubung di dua kecamatan tersebut. Pihaknya sudah sering melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat, dalam rangka untuk penanganan banjir yang sering menggenangi jalan tersebut.Ujar Iskandar.
Selain itu, pihaknya juga dalam waktu segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) setempat, terkait hal tersebut.Tambah Iskandar.
“Yang pastinya, kita dalam waktu segera akan melakukan gotong royong bersama masyarakat desa yang ada di desa tersebut, untuk menangani jalan yang tergenang. Agar pekerjaanya bisa maksimal kami akan menunggu airnya surut dulu, baru kita akan kerjakan,”katanya.
Terkait hal itu, Iskandar Zulkarnain S, S.TP, Msi juga mengimbau kepada masyarakat di perbatasan antara Kecamatan Majenang dan Wanareja tersebut yang ingin melalui jalan itu, agar selalu berhati-hati terutama mobilitas angkutan kendaraan baik roda dua maupun empat. Karena kondisi saat ini, sulit untuk dilalui kendaraan.
“Harapan kita mudah-mudahan ini segera dapat ditangani. Karena jalan yang ada saat ini, salah satu akses perekonomian masyarakat di dua desa itu sangat dibutuhkan sekali,"Pungkas Iskandar.
Sumber Berita Sugeng Pitoyo.


Komentar Via Facebook :