Aksi Unjuk Rasa oleh HMI Tarakan Terkait 100 Hari Gubernur Kaltara yang Belum Terbukti
CYBER88 | Tarakan - Telah berlangsung aksi unjuk rasa damai oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tarakan sekitar 40 orang bertempat di depan Kantor Badan Penghubung Kaltara, jalan Mulawarman, no. 3, kelurahan Karang Anyar Pantai, kecamatan Tarakan Barat, kota Tarakan, provinsi Kalimantan Utara, sekira pukul 16.10 WITA. Selasa, (25/05/21).
Maksud dan tujuan kegiatan aksi unjuk rasa tersebut dalam rangka memperingati 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara yang jatuh pada tanggal 25 Mei 2021 saat ini, dengan tema “Kepemimpinan bukan perkara jabatan tapi soal menjawab persoalan seraya menebarkan harapan karena Rakyat menantikan Gebrakan bukan Pencitraan”.
Dalam kegiatan aksi unjuk rasa tersebut, HMI cabang Tarakan memberikan beberapa pernyataan yang secara garis besar merupakan tuntutan aksi, yaitu:
1. Meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk merealisasikan semua janji politiknya.
2. Mendesak Gubernur untuk melakukan upaya peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan, yakni pemerataan kualitas pendidikan, serta mengevaluasi sistem pembelajaran online.
3. Mendesak Gubernur untuk menyelesaikan persoalan lingkungan yang terjadi di Provinsi Kalimantan Utara.
4. Mendesak Gubernur untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan terutama bagi karyawan perusahaan yang belum mendapatkan hak mereka.
5. Meminta Gubernur untuk menstabilkan harga hasil perikanan maupun pertanian di Kalimantan Utara.
6. Meminta Gubernur untuk lebih memperhatikan alasan Kaltara berpisah Kaltim yakni sebagai wilayah perbatasan dan beranda NKRI.
Mahasiswa HMI Cabang Tarakan menyampaikan orasi tuntutannya mengenai kinerja Gubernur Kaltara yang di sampaikan telah terlaksana hampir 80% dan pada saat di kroscek tidak ada kinerja gubernur Kaltara yang disampaikan 80% telah terbukti, sehingga mahasiswa HMI mempertanyakan pernyataan Gubernur tersebut.
Pukul 16.45 WITA, HMI Cabang Tarakan diterima oleh perwakilan Kantor Badan Penghubung Kaltara Arifuddin Maskur, S.E (Kasubbid Pelayanan Kantor Badan Penghubung Kaltara) dan menyampaikan bahwa Gubernur Kaltara meminta maaf karena tidak bisa hadir di tengah-tengah aksi unjuk rasa saat ini dikarenakan sedang mendampingi kunjungan kerja Ketua DPD RI ke wilayah Kalimantan Utara selama 3 hari kerja.
Sebagai perwakilan dari Gubernur Kaltara, Arifuddin Maskur, S.E., menyampaikan bahwa segala aspirasi yang disampaikan pihak mahasiswa HMI Cabang Tarakan berjanji akan menampung dan meneruskan langsung kepada Gubernur Kaltara, karena hal tersebut sudah menjadi memo oleh Gubernur Kaltara melalui sambungan komunikasi via telfon
Tampak beberapa personel pengamanan seperti Personel Sat Dalmas Polres Tarakan 1 SST, Personel Polwan Polres Tarakan 1 SSR, Personel Satuan Gabungan Polres Tarakan (Satreskrim, Sat Intelkam, Sat Binmas, Satpolair dan Satlantas) 1 SST.
Hingga saat ini pukul 17.50 Wita, aksi unjuk rasa HMI Cabang Tarakan masih berlangsung dan berjalan dalam keadaan aman dan tertib. (Adit/Red).


Komentar Via Facebook :