Basarnas Luncurkan Kapal KN SAR 247 Tetuka di Perairan Banten

Basarnas Luncurkan Kapal KN SAR 247 Tetuka di Perairan Banten

CYBER88 | Banten -- Kepala Basarnas Banten, Marsekal Madya TNI Hendri Afandi meresmikan beroperasinya kapal SAR yang terbaru KN SAR 247, Senin (16/6) di perairan Bante, Pelabuhan Indahkiat, Merak, Cilegon. 

Hendri menuturkan, mengingat di Provinsi Banten khususnya, ini merupakan daerah penyeberangan, arusnya kuat dan potensi terjadinya musibah juga ada, maka kami dari Basarnas sudah memberi keputusan untuk menambah.

"Nama KN SAR 247 Tetuka diambil dari tanggal lahir saya 24 bulan 7, sedangkan Tetuka diambil dari nama pewayangan yang menggambarkan kesatria yang berani, teguh, tangguh, waspada, tangkas dan mempunyai tanggung jawab," tutur Hendri. 

Kapal ini memiliki tipe 40, ukuran medium kalo di Basarnas, yang sebelumnya sudah ada tipe 60. Untuk di operasikan di provinsi Banten mudah - mudahan di siapkannya alat ini kita semakin siap dan konfiden, percaya diri untuk bisa memberikan bantuan dan pertolongan pencarian di Banten ini apa bila terjadi musibah di permukaan air. 

Kapal ini di buat oleh PT. Malindo marine dan PT. KAS dari Batam, ini spesifikasi kecepatan bisa mencapai 29 not cukup kenceng kalo untuk kapal serta mampu memberikan pertolongan  kebakaran apa bila terjadi kebakaran kapal.

"Dilengkapi dengan peralatan yang canggih yang serba mutahir digital lise, memudahkan kita untuk mencari korban musibah dengan cukup memberikan data koordinat di permukaan laut langsung bisa mengarahkan kita menuju kesana, jelasnya. 

Kapal ini bernilai 50 milyar, dengan kapasitas  bisa menampung korban hingga 50 orang dengan 15 ABK di dalamnya termasuk reskiwernya. Ada ruang perawatan ada soner bawah laut bisa menjangkau bawah laut hingga medium 300an, urainya.

Mengenai ABK nya sementara kita tambahkan kerena memang kekurangan personil ASN nya,  kita akan menggunakan mekanisme sistim PPNPM ASN tanpa pensiun dan kita akan menggunakan of soursing untuk melengkapinya.

"Mungkin kita bisa sampaikan Basarnas ini memang menggunakan tenaga - tenaga profesional tentunya tetapi bisa mensuport walaupun tenaga ABK kita di nilai minim," ujar Henry.

Kapal ini kita pesan dari 2020, ada 6 kapal yang kita sebar, yakni di Banten, Ternate, Mamuju, Surabaya, Tarakan juga Momere. 

"Tahun depan akan kita tambah 6 lagi guna memenuhi kebutuhan di seluruh Indonesia," tutupnya. [Kiky]

Komentar Via Facebook :