Ada Aroma Kurang Sedap Dibalik Bangunan Rehabilitasi SMP Negeri I Tomini
Pergantian Atap Bangunan SMP Negeri I Tomini Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Yang Tidak Sesuai Spek (ist)
CYBER88 | Parigi Moutong - Pada tahun 2021 pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pendidikan berubah sistem pengelolaanya, pada tahun-tahun sebelumnya DAK fisik pendidikan di laksanakan secara swakelolah.Namun pada tahun anggaran 2021 di laksanakan melalui proses tender. Jumat, (15/10/21).
Salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan DAK Fisik Pendidikan adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Tomini Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, dengan item pekerjaan berupa rehabilitasi tiga ruang kelas belajar, dengan nilai kontrak sebesar Rp.431,862.000.

Proyek DAK fisik Pendidikan tersebut melekat pada Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong, dengan masa kontrak 150 hari kalender, terhitung sejak tanggal 21 juli sampai dengan 17 desember 2021. Dan sebagai pelaksana Muh Nur yang juga direktur dari Cv.Karya Empat Putra Sulteng sebagai pemenang tender.
Dari hasil investigasi media ini pada pekan lalu di lokasi proyek tersebut, di sinyalir ada kejanggalan pada pekerjaan rangka atap, yang mana menurut pengakuan kontraktor pelaksana Muh Nur pada media ini, untuk pekrjaan kuda-kuda dan gunting itu hanya sebagian yang di lakukan pergantian, sesuai yang ada di dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pernyatan tersebut di sampaikan pulah melalui pesan WhatsApp Muh Nur ketika menjawab konfirmasi wartawan media ini pada 13/10/2021 “sebagian saja yang di ganti sesuai dalam kontrak.
Kuat dugaan Muh Nur sebagai kontraktor pelaksana tidak melakukan pergantian pada pekerjaan kuda-kuda dan gunting di tiga RKB tersebut, melainkan hanya di lakukan pengecetan saja pada kayu lama, sehingga kelihatan seperti baru, dugaan tidak di lakukan pergantian pada kuda-kuda dan gunting sesuai dalam RAB semakin kuat, ketika wartawan media ini menanyakan pada Muh Nur melalui pesan WhatsApp pada 13/102021, bisa bapak sampaikan pada RKB berapa yang di lakukan pergantian kuda-kuda dan gunting tersebut, Muh Nur sudah tidak pernah membalas pertanyaan wartawan media ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga sebagai kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Parimo Ibrahim, ketika di konfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, terkesan merahasiakan nama perusahaan sebagai konsultan perencana dan konsultan pengawasan pada proyek tersebut, menurut Ibrahim, mohon maaf saya belum masuk-masuk kantor, masih ada kegiatan di Tinombo.
Dugaan di rahasiakan nama perusahaan konsultan perencana dan konsultan pengawas, Ibrahim tidak mengirimkan nama perusahaan konsultan pengawas, tapi hanya meneruskan pesan WhatsApp yang diduga dari konsultan pengawas.
“Maaf baru saya balas, Alhamdulilah sudah di koordinasikan, dan sebenarnya tidak ada yang perlu di khawatirkan, karena semua telah sesuai dengan RAB yang ada," ucapnya via WA.
Sampai berita ini di terbitkan, wartawan media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari konsultan perencana maupun konsultan pelaksana.


Komentar Via Facebook :