Suharmansyah : Saya Tidak Kenal IYS, Jadi Apa Yang Telah Tayang Dimedia Itu Tidak Pernah Saya Ucapkan

Suharmansyah : Saya Tidak Kenal IYS, Jadi Apa Yang Telah Tayang Dimedia Itu Tidak Pernah Saya Ucapkan

CYBER88 | Pekanbaru - Kasus IYS dan warga Jl Irkan Marpoyan Damai Pekanbaru masih bergulir bahkan masih meninggalkan tanya. Hal ini terjadi atas pernyataan pengacara warga Irkab Suharmansyah yang berbeda di beberapa media online. Rabu, (03/11/21).

Awalnya dari komentar pengacara warga Jalan Irkab, RW 05, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Suharmansyah, dikonfirmasi pada Rabu (27/10/2021) menyampaikan dengan yakin bahwa Ida Yulita Susanti menghubungi Suharmansyah untuk berjumpa. Pertemuan ini berujung pada permintaan damai, buntut politisi Golkar itu mempolisikan warga.

"Saat itu dia (ida,red) menelepon saya. Saya bilang, saya lagi diluar kota. Singkat cerita ajak jumpa mau minta damai. Dia (Ida,red) yang lapor, dia pulak yang ajak damai," kata Suharmansyah.

Upaya damai itu disanggupi suharmansyah dengan syarat. Politisi Golkar itu harus mengumumkan ke publik bahwa dia, suami beserta anaknya mengaku bersalah dan meminta maaf karena telah melakukan penyerangan di Jalan Irkab, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

"Diakan melapor ke polisi mengaku dibacok, diinjak injak dan dianiaya. Kita buktikan itu di pengadilan atas laporan yang dia buat. Itu kalau dia tidak mau mengumumkan, kita lanjut," tegas Suharmansyah menantang. 

Namun setelah bergulir praperadilan di PN Pekanbaru terhadap Ida dan tersangka, saat ditemui wartawan, Suharmansyah Kuasa hukum warga Jalan Irkab, Arifin Ahmad disamping kedai Radja Coffe kota Pekanbaru terkait perkara kasus pengeroyokan terhadap anggota DPRD kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti (IYS) dan anaknya Fristly Nasri (FN), ADF alias Aldo dan RJJ alias Rehan membantah statemen yang telah tayang tersebut.

”Ini sekedar kesalahan penulisan, jangan dibesar-besarkan. Saya malah tidak kenal dia (IYS), dan saya tidak pernah bertemu dengan dia,” ujar Suharmansyah saat dijumpai di Kantor Pengadilan Negeri Pekanbaru. Rabu, (03/11/2021)

Suharmansyah menjelaskan, Anggota DPRD Pekanbaru (IYS) itu mendatangi kedua Tersangka yang ditahan di Polresta Pekanbaru bukan kepada dirinya untuk meminta maaf. Sambungnya.

Dari pengakuan klien saya, Dia (IYS) datang ke klien saya dan akan mencabut perkara suruhlah Orangtua kalian menemui saya

“Pengakuan kliennya saya, IYS akan mencabut perkara suruhlah Orangtua kalian menemui saya,” kata Suharmansyah sambil menirukan.

Menurut Suharmansyah, IYS sama sekali tidak pernah menemui dan menghubungi dirinya terkait permintaan damai. Namun, memang benar ada orang dari pihak IYS yang menghubungi dia lalu mengajukan perdamaian.

“Ada orang IYS hubungi saya, tidak perlu saya sebut namanya, Dia (Orang IYS) hubungi saya untuk mengajukan perdamaian. Jadi, perlu saya tegaskan bukan IYS langsung yang menghubungi saya, tapi orangnya IYS, jadi apa yang telah tayang dimedia itu tidak pernah saya ucapkan,” pungkas Suharmansyah menirukan percakapannya dengan IYS.

Dan Ia berharap dan juga mengingatkan, agar perkara yang menimpa klien saya tidak dimanfaatkan dengan urusan politik.

Saat kru media ini bertanya kepada IYS perihal pernyataan Suhermansyah tersebut via chat WhatsAp, IYS bercerita bahwa dengan posisi sebagai anggota dewan dan seorang ibu, IYS hanya bisa melihat dan pasrah.

"Sdh 2 bulan kakak menahan diri menahan bicara hanya melihat dan mendengar.dan bahkan kalau dada terasa sesak krn hujatan kakak bawa sholat dan minum air putih banyak banyak agar kakak bisa kuat krn di samping sakit krn hujatan tapi yg lebih dalam adlh trauma peristiwa itu. Bagaimana kami berdua beranak berjuang utk menyelematkan diri ditengah org ramai tapi seakan akan tidak ada manusia disana krn semua org jadi Penonton kota madani dgn simbol keislaman tapi masih ada Masyarakatnya yg tdk perduli antar sesama," tutur Ida. (A. Rambe). 

Komentar Via Facebook :