Penerima Program Keluarga Harapan PKH Desa Lobener Lor di Keluhkan

Penerima Program Keluarga Harapan PKH Desa Lobener Lor di Keluhkan

CYBER88,Indramayu – Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan bagi keluarga miskin yang diberikan langsung kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Hanya saja dalam penyalurannya sering kali diselewengkan oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Seperti yang terjadi di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. "Beberapa warga penerima bantuan PKH mengeluh dengan adanya potongan dana PKH tersebut,sementara informasi yang didapat dilapangan menyebutkan, pemotongan dana PKH di duga dilakukan oleh (red,Crs). Sementara (CR)ini adalah warga desa lobener lor yang bertugas untuk mengkoordinir dalam setiap pencairan PKH. Dalam setiap pancairan, kartu ATM penerima PKH dikumpulkan oleh (Red,CR) untuk mengambil uang PKH lalu uangnya dibagikan kepada Penerima Manfaat (KPM ) Sedangkan uang yang diterima KPM tidak utuh alias sudah dipotong. “Dengan adanya pemotongan tersebut,entah itu di suruh oleh pendamping PKH atau tidak yang jelas setiap KPM hanya menerima setengah dari bantuan yang seharusnya diterima, belum lagi mereka juga dimintai untuk biaya transportasi,” ujar salah satu warga desa Lobener Lor, Kamis (28/11/2019). "Saat Wartawan Cyber88 Menyambangi Pendamping PKH Kecamatan Jatibarang Ingin Konfirmasi terkait adanya dugaan pemotongan dana PKH (Andini) enggan untuk memberikan penjelasan dan langsung pergi meninggalkan lokasi "Sementara Beberpa Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lainnya membenarkan adanya dugaan pemotongan dana PKH tersebut oleh (CR) hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mau dikonfirmasi baik dari pendamping Kecamatan maupun pendamping Kabupaten. Kejadian ini, diharapkan para penegak hukum di Kabupaten Indramayu dapat mengusut tuntas Jangan sampai hak warga miskin dimanfaatkan oleh sejumlah oknum yang ingin mendapat keuntungan pribadi "Ya Harapannya ada upaya penegakan hukum untuk para oknum yang memotong dana PKH",Tegas warga lobener lor yang enggan disebut namanya (Sai)

Komentar Via Facebook :