Perbedaan Hasil Swab Antigen dari dua Pihak Tenaga Kesehatan, Jadi Sorotan LSM Pendekar dan Praktisi Hukum 

Perbedaan Hasil Swab Antigen dari dua Pihak Tenaga Kesehatan, Jadi Sorotan LSM Pendekar dan Praktisi Hukum 

CYBER88 | Subang -- Adanya hasil Swab Antigen yang berbeda, antara hasil Swab Antigen dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batang Sari, Kec. Sukasari, Kabupaten Subang yang menyatakan Positif dan hasil Swab Antigen dari Dr. H. Doding Saefudin, SH, MMKes yang menyatakan Negatif, selain membuat bingung 2 warga yang telah melakukan Swab Antigen juga menjadi sorotan LSM Pendekar Subang dan Praktisi hukum Irwan Yustiarta, SH.

Dua warga yang kebingungan hasil Swab tersebut "E" dan "S" yang sama melakukan tes Swab Antigen di Puskesmas Batang Sari dan dinyatakan Positif, bertolak belakang dengan hasil Swab Antigen oleh Dr. Doding Saefudin yang menyatakan Negatif.

Karena kebingungannya untuk menentukan hasil Swab yang mana yang benar (valid) kedua warga tersebut akhirnya memohon bantuan LSM Pendekar Subang yang diketuai Wahyudin dan Praktisi Hukum, M Irwan Yustiarta.SH.

Selanjutnya, menindaklanjuti pengaduan warga tersebut LSM Pendekar Subang didampingi Praktisi Hukum Kab. Subang Irwan Yustiarta, SH akhirnya mengadakan Aundensi dengan UPTD Puskesmas Batangsari Kec. Sukasari Kab. Subang pada Kamis (17/2).

Saat dikonfirmasi dikediamannya, Wahyudin selaku Ketum LSM Pendekar Subang membenarkan adanya pengaduan warga yang merasa bingung akibat hasil tes Swab Antigen yang berbeda.

"Awalnya ada pengaduan warga yang merasa kebingungan dengan adanya hasil Swab Antigen yang berbeda, utamanya dari pihak UPTD Puskesmas Batang Sari, Kec. Sukasari, yang menyatakan Positif," ungkap Wahyudin pada Cyber88.

Namun, tutur Wahyudin, hasil Swab dari UPTD Puskesmas Batang Sari tersebut bertolak belakang dengan hasil Swab dari Dr.Doding yang menyatakan (negatif).

"Makanya saya sebagai Peran serta masyarakat menyoroti kejadian tersebut, malah tadi kita (LSM Pendekar) dengan pihak Puskesmas Batang Sari beraudensi  mempertanyakan bagaimana metode Tes Swab dan bisa terjadi perbedaan dengan hasil Tes Swab Dr. H.Doding Saefudin terhadap "S" dan "E," tutur Wahyudin.        

Adanya perbedaan hasil tes Swab  Antigen dari UPTD Puskesmas Batang Sari yang menyatakan Positif dengan Dr. H. Doding yang menyatakan Negatif terhadap "S"dan"E" di benarkan M. Irwan Yustiarta, SH, saat ditemui di kediamannya Kamis (17/2/22). 

"Benar saya juga hadir dalam audensi di Puskesmas Batang Sari, Kec. Sukasari. Kedua warga tersebut telah melakukan Tes Swab pada (12/2/2022) di Puskesmas Batangsari dan di nyatakan Positif namun bertolak belakang dengan hasil Swab Antigen dari Dr.H. Doding Saefudin,SH, MMKes, yang menyaatakan Negatif," jelas Irwan, dengan menunjukan fakta hasil Swab UPTD Puskesmas Batang Sari dan Dr. H. Doding.

Kemudian Irwan menjelaskan beberapa point hasil audensi dengan pihak UPTD Puskesmas Batang Sari.

"Ada beberapa hal (point) yang kami pertanyakan dalam audensi yang dihadiri UPTD Puskesmas Batangsari Kec. Sukasari Kab. Subang, Ketua Umum LSM Pendekar Wahyudin diantarnya perihal
1. Bahwa adanya perbedaan hasil Swab Antigen yang terjadi terhadap warga Sukasari yang bernama saudari "E" dan "S", dimana kedua warga tersebut di lakukan Tes Swab oleh Puskesmas Batangsari di nyatakan Positif  namun bertolak belakang dengan hasil Swab Antigen dari Dr.H. Doding Saefudin yang menyatakan Negatif.

2. Bahwa untuk di ketahui bersama hasil Tes Swab saudari "S" dari Puskesmas Batangsari di nyatakan Positif tertanggal (12/2/202) namun pada hari yang  sama (12/2/2022) saudari "S"melakukan Tes Swab pada Dr. Doding Saefudin, hasil Tes Swab di nyatakan Negatif.

3. Bahwa selanjutnya hal yang sama juga menimpa kepada saudari "E"yang melakukan hasil Swab Antigen di Puskesmas Batangsari di nyatakan Positif, hasil Tes Swab tersebut tertanggal (12/2/2022) Kemudian saudari "E" Melakukan tes ulang Swab Antigen kepada Dr. H. Doding Saefudin (13/2/2022) ternyata hasil Tes Swab di nyatakan Negatif.

Adapun maksud dan tujuan audensi dengan UPTD Puskesmas Batang Sari, lanjut Irwan, "Bahwa tegas dan jelas pihak LSM Pendekar yang di Ketua Wahyudin, mempertanyakan bagaimana Metode Tes Swab dan bagaimana terjadi hasil Tes Swab yang berbeda dengan hasil Tes Swab Dr. H.Doding Saefudin terhadap "S" dan "E".

Adapun yang kedua, sambung Irwan adanya perbedaan terhadap hasil Tes Swab Antigen tersebut pada prinsipnya dari pihak UPTD Puskesmas Batangsari siap bertanggung jawab terhadap hasil Swab Antigen yang mereka keluarkan tersebut," sambungnya.

Dari perbedaan hasil Tes Swab Antigen ini, selanjutnya Irwan mengutarakan hal positif kepada pihak Puskesmas Batangsari juga masyarakat, yang intinya agar dalam melakukan Tes Swab Antigen harus betul betul di laksanakan secara profesional dengan metode yang telah di tetapkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan R.I. sehingga tidak ada hasil Tes Swab Antigen yang berbeda seperti yang terjadi hasil Swab Puskesmas Batangsari dan hasil tes bila di lakukan ke praktek dokter mandiri, sehingga tidak membingungkan masyarakat.

"Perbedaan Tes Swab Antigen ini tentunya akan menjadi dilema bagi kedua orang tersebut dan keluarganya, serta masyarakat setempat, Pasalnya apakah harus melakukan Isolasi mandiri atau tidak, karena melihat hasil Swab Antigen yang berbeda, hasil Swab Antigen yang berbeda akan menimbulkan pertanyaan, apakah harus melakukan Tes Swab di Puskesmas Batangsari ataukah melakukan tes Swab kepada Dokter praktek mandiri, mengingat dan menimbang hasil Tes Swab Antigen yang berbeda antara Puskesmas Batangsari dengan hasil Tes Swab Antigen Dari Dr. H.Doding tersebut," lanjut Irwan.

Dari Kasus Ini yang menjadi pertanyaan Irwan, kenapa pihak UPTD Puskesmas Batang Sari kalau kedua warga tersebut dinyatakan Positif tidak langsung dilakukan tes PCR.

"Semoga pihak Puskesmas Batangsari agar lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Batangsari dan Masyarakat Kec. Sukasari, khususnya Pelayanan Mengenai Covid," tutupnya.

Adanya kasus perbedaan hasil tes Swab Antigen antara UPTD Puskesmas Batang Sari yang menyatakan Positif dan hasil tes Swab Antigen Dr. Doding yang menyatakan Negatif, Wahyudin Ketum LSM Pendekar Subang berencana melanjutkan audensi di Dinas Kesehatan Kab. Subang.

"Rencana besok saya dari LSM Pendekar Subang di dampingi praktisi hukum Kab. Subang M.Irwan Yustiarta, SH akan melanjutkan audensi dengan Dinas Kesehatan Kab. Subang dan saya meminta pihak UPTD Puskesmas Batang Sari dan Dr. H. Doding, bisa dihadirkan untuk meminta kejelasan hasil tes Swab yang mana yang benar (adanya perbedaan)," pungkas Wahyudin. [C88 Rud]

Komentar Via Facebook :