Tahun 2022 BPNT Dicairkan Cast Melalui PT Pos

Tahun 2022 BPNT Dicairkan Cast Melalui PT Pos

CYBER88 | Jakarta -- BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai merupakan program Kemensos yang bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan bagi masyarakat miskin. 

Namun akibat banyaknya persoalan di lapangan terkait masih adanya komoditi di bawah standar dan juga harga diatas HET, di tahun 2022 ini, Kemensos pun merubah regulasi penyaluran program sembako tersebut. 

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) menyatakan penerima bantuan kartu sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT) di tahun 2022 dapat mencairkan bantuannya dalam bentuk uang atau cash. Pencairan tersebut dilakukan melalui PT Pos.

"Jadi ini untuk percepatan penyaluran bentuan. Untuk triwulan pertama ini kami melakukan transfer langsung," kata Risma saat meninjau lokasi banjir di Kampung Tugu, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jumat (18/2/2022) malam.

Risma mengatakan, hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal percepatan bantuan sosial. Apalagi, kata dia, pada tahun 2021 lalu ada sekitar 3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum bertransaksi.

"BPNT karena banyak sekali transaksi yang terhambat, bahkan tahun lalu saja itu masih sekitar 3 juta KPM yang belum transaksi, karena itu bapak Presiden menyampaikan bagaimana percepatan ini, ditugaskan bahwa percepatan ini menggunakan PT Pos untuk percepatan realisasi bantuan," ujarnya.

Kata dia, nantinya, para penerima dari kelompok BPNT akan mendapatkan bantuan untuk tiga bulan sekaligus. 

"Jadi nanti untu BPNT para penerima manfaat itu akan menerima bantuan dalam 3 bulan sekaligus di PT Pos," sambungnya.

Sementara itu, untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Risma mengatakan, bantuan akan langsung diberikan melalui rekening masing-masing. Dia menyebut, bantuan untuk triwulan itu akan diberikan pekan depan.

"Kalau yang PKH tetap karena prosesnya tidak melalui apapun, langsung di top up di rekening masing-masing. Nanti mudah-mudahan minggu depan itu bisa mencairkan untuk triwulan pertama Januari, Februari, Maret," pungkasnya. 

Kemudian, ada  4 syarat yangharus dipenuhi bagi penerima BPNT Rp2,4 juta. Berupa apa saja berbentuk sembako di Februari 2022, dapatkan 2 tanda lolos agar bansos sembako bisa cair.

Pada Februari 2022, BPNT Kemensos sudah memasuki pencairan tahap 2. Bansos sembako sendiri cair sebanyak 4 kali dalam setahun.

Apabila masuk ke dalam daftar penerima bansos sembako, masyarakat miskin akan mendapat BPNT sebesar Rp200 ribu per bulan selama 12 bulan.

Nantinya penerima BPNT akan mendapat kartu ATM bansos sembako yang diterbitkan oleh Bank BUMN, pendistribusiannya dilakukan oleh pejabat desa.

Lalu kartu ATM bansos sembako itu baru bisa ditukarkan dengan BPNT di warung yang sebelumnya ditunjuk Kemensos, bernama e-warong.

Berikut cara mendapat Kartu Bansos Sembako:

1.Pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilakukan oleh Kemensos

2.Calon KPM akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan.

3.Data yang telah diisi oleh calon penerima diproses secara paralel dan sinergis oleh bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), kantor kelurahan dan kantor walikota/ kabupaten.

4.Calon KPM perlu membawa data pelengkap seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, NIK (jika ada), dan Kode Unik Keluarga/Individu dalam Data Terpadu

5.Setelah verifikasi data selesai, penerima bantuan sosial akan dibukakan rekening di bank dan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

6.Penerima bantuan sosial yang telah memiliki KKS dapat langsung datang ke e-warong (Elektronik Warung Gotong Royong) terdekat

Simak syarat dapat BPNT:

1.Berstatus WNI (Warga Negara Indonesia)

2.Termasuk ke dalam golongan keluarga miskin atau rentan miskin.

3.Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

4.Warga terdampak covid-19 atau kehilangan mata pencaharian karena pemutusan hubungan kerja (PHK)

Adapun tanda penerima Bansos BPNT dari Kemensos, yakni memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS. Tanda kedua adalah terdaftar di dtks.kemensos.go.id dan cekbansos.kemensos.go.id. (*)

Komentar Via Facebook :