Oknum Kades Terpilih Diduga Gunakan Ijazah Palsu, BPMPD Pelalawan: Belum Ada Laporan Resmi

Oknum Kades Terpilih Diduga Gunakan Ijazah Palsu, BPMPD Pelalawan: Belum Ada Laporan Resmi

CYBER88 I Pelalawan - Oknum Kades yang  terpilih baru-baru ini berinisial HG di Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, didesak warga setempat untuk mengundurkan diri dari jabatan selaku Kades periode 2022-2027, Senin (7/3).

Menurut pengakuan warga desa Kuala Terusan, pihak panitia pencalonan Kades meloloskan HG, walaupun telah diketahui bahwa oknum HG diduga memakai ijazah bermasalah.

Disebutkan sebelumnya pada pencalonan diikuti Empat kandidat calon Kades, dan yang memperoleh suara terbanyak diraih HG.

Sementara Lembaga LMP (Laskar Merah Putih DPC Pelalawan), akhirnya mencium adanya dugaan penggunaan ijazah palsu salah satu oknum Kepala Desa di Kabupaten Pelalawan sebagai syarat administrasi pencalonan Kepala Desa.

“Berdasarkan hasil investigasi kami dan juga laporan warga masyarakat desa setempat, ada dugaan penggunaan ijazah palsu oleh oknum Kepala Desa dan lolos dari panitia penjaringan," ujar Pengurus LSM itu kepada kru media ini Senin (7/3) sore.

Lebih lanjut kronologis, sebagaimana yang diutarakan warga yang kecewa atas proses pencalonan bahwa HG sempat duduk di bangku SD, namun tidak tamat.

"Ijazahnya terbit dengan nama Kepseknya berbeda pada tahun itu juga," ujar seorag warga.

Begitu diketahui ternyata HG memiliki Ijazah Paket B, membuat warga masyarakat desa terkecoh. 

Menurut asumsi masyarakat desa, dugaan pemalsuan ijazah SD tersebut tidak dilakukan sendiri oleh Oknum Kades, tapi disinyalir juga melibatkan pihak tertentu, yang merugikan negara.

Salah seorang warga desa yang enggan disebut namanya menegaskan bahwa indikasi pemalsuan ijazah tersebut akan segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum setempat. Dan memintah Bupati Pelalawan H.Zukri untuk mengambil sikap.

Disisi lain, pihak BPMPD kabupaten Pelalawan, ketika dikonfirmasi terkait dugaan ijazah palsu Kades terpilih di Desa Kuala Terusan, mengaku telah mendengar hal itu  

"Kami baru menerima isyu belum ada pengaduan resmi jadi belum bisa komentar banyak" ujar Kiki Samputra singkat.

Kades Kuala Terusan Ketika dikonfirmasi, terkait kebenaran informasi  itu, mengaku kurang tahu.

"Ambo lagi di Bengkalis," ujarnya.

Komentar Via Facebook :