Diskominfo Parimo Terkesan Tutup Mulut Terkait Pembangunan 50 Tower BTS
Kepala Seksi Diskominfo Parimo Arman Lamadau (ist/fb/int)
CYBER88 | Parigi Moutong - Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah terkesan tutup mulut, terkait informasi pembagunan Base Transceiver Station (BTS) atau tower tahun 2021 di Kabupaten Parigi Moutong. Kamis (17/03/22).
Di ketahui, proyek pembagunan 50 tower tersebut merupakan bantuan dari kementerian Komunikasi dan Informatika. Dari hasil investigasi media ini pekan lalu, di beberapa titik lokasi pembagunan tower tersebut, tidak di ketahui perusahaan yang melaksanakan hajatan tersebut, nilai kontraknya, serta batas waktu pelaksanaan pembagunannya, kesemuanya lokasi pembagunan tower tersebut kesemuanya di hibahkan oleh Pemerintah Desa kepada Pemda Parimo.
Tower di Desa Bugis Utara yang peruntukkannya masih dipertanyakan (ist)
Hal ini di kuatkan oleh Kepala Desa Bugis Utara Kecamatan, Mepangan Sarton saat di konfirmasi via telepon seluler pada Kamis (17/03/2022), Iya pak, memang tidak ada ganti ruginya, yang ada hanya di hibahkan saja, namun kami di berikan surga telinga oleh pak Arman Lamadau, salah satu pejabat yang melakukan sosialisasi di desa kami Bugis Utara," jawabnya singkat.
Sementara jawaban dari Arman ke Sarton setelah selesai sosialisasi menyatakan, "Tenang pak Kades, nanti kalau sudah selesai pembagunannya akan ada ucapan terimakasih,” ungkap Sarton menirukan omongan Arman Lamadau kepada kru media CYBER88 via telfon seluler.
Menepis keluhan 2 Kepala Keluarga (KK) yang berada di sekitar pembagunan tower tersebut, yang mana rumahnya di pindahkan di karenakan berada di lokasi pembagunan tower, dan di janjikan akan di berikan ganti rugi.
Sarton mengatakan, itu lokasinya saya, dan saya yang minta agar kedua warga tersebut memindahkan rumahnya dan tidak ada yang janji untuk di berikan ganti rugi.
Dinas Kominfo Parimo terkesan menutup rapat informasi terkait pembagunan 50 unit tower di Parimo di antaranya terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terkait hibah lokasi, anggaran keseluruhan pembagunan tower tersebut, kontraktor pelaksana, batas waktu pekerjaan, status kepemilikan jaringan dan tower, dan terkait salah satu bangunan tower yang di duga pasangan Cakar Ayam hanya sedalam 40 cm dan sebagian pembesian tidak di gunakan, yang berakibat tower tersebut diduga kondisinya telah miring.
Dari sejumlah informasi tersebut, diduga kuat Diskominfo Parimo terkesan menutup rapat informasinya terekspose, hal ini terlihat beberapa kali media ini berupaya menemui pihak Dinas Kominfo Parimo namun belum membuahkan hasil.
Sampai berita ini di turunkan Kepala Seksi Diskominfo yang banyak terlibat dalam proses pembagunan tower tersebut, Arman Lamadau belum bisa di temui dan konfirmasi via WhatsApp belum berani memberikan jawaban, sementara pesan terlihat centang biru.
Hal yang sama juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Parimo Jony Tagunu, juga terkesan tidak mau memberikan tanggapan, pesan konfirmasi telah di baca namun tidak di respon.


Komentar Via Facebook :