Keberadaan Uang Tabungan Siswa di SDN Karyamukti Ratusan Juta Dipertanyakan, Kepsek Blokir WhatsApp Wartawan

Keberadaan Uang Tabungan Siswa di SDN Karyamukti Ratusan Juta Dipertanyakan, Kepsek Blokir WhatsApp Wartawan

Uang yang di pertanyakan.

CYBER88 | Ciamis --Beredarnya kabar uang tabungan siswa di SDN 2 Karyamukti lebih dari seratus juta yang tak jelas keberadaannya dibenarkan oleh sejumlah orang tua siswa. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan sejumlah pihak.

Salah satu orang tua siswa yang namanya tak mau disebut mengungkapkan, sekitar kurang lebih satu bulan kebelakang menyuruh anaknya mengambil sebagian uang tabungan disekolah lantaran adanya kepentingan mendadak untuk berobat. 

"Namun pihak SDN 2 Karyamukti tidak bisa memberikan uang tersebut dengan alasan belum waktunya kelulusan," ungkapnya. 

Rokasih, Kepsek SDN 2 Karyamukti saat sikonfirmasi melalui WhatsApp, rabu (20/4) tak sepatah katapun berkomentar malah memblokir nomer kontak Jurnalis Cyber88. 

Oceng, Ketua Komite SDN 2 Karyamukti dikonfirmasi terkait tabungan siswa mengaku tak tau menau. Karena selama dirinya menjabat sebagai Ketua Komite selama 2 tahun saat Kepseknya Hendar tak pernah diajak musyawarah.

"Kalau masalah uang tabungan ratusan juta yang diduga tidak jelas keberadaannya saya tidak mengetahui, karena tidak pernah diajak musyawarah. Terlebih sekarang Ketua komite sudah diganti sama pak Aceng, "Katanya saat dikonfirmasi melaui sambungan Seluler.

"Untuk lebih jelasnya silahkan minta keterangan dari beliau, "Imbuhnya.

Aceng, Ketua Komite baru menjelaskan, bahwa dirinya belum mau menerima serah terima jabatan sebagai Ketua Komite sebelum permasalahan uang tabungan siswa yang berjumlah ratusan juta ada yang mempertanggung jawabkan.

Menurutnya, saat dirinya bertemu dengan kepala sekolah, uang tabungan masih menjadi tanggungjawab mantan kepala sekolah apalagi diduga masih ada padanya.

Aceng pun membeberkan data yang dia ketahui terkait keberadaan uang tabungan tersebut yakni, sebesar Rp.34 jutaan ada di Hj Wihayati, kemudian Rp.17 jutaan di Toto Karyarusita, lalu Rp.17jutaan ada di Maryati dan Rp.62 jutaan ada di Sumiati.

Saya berharap masalah ini diangkat ke permukaan melalui pemberitaan supaya gamblang, "Ujar dia melalui sambungan seluler Sabtu (23/4/2022).

Sementara itu, Uned, Kabid SD Disdik Kabupaten Ciamis saat ditemui diruang kerjanya membenarkan terkait uang tabungan siswa  SDN 2 Karyamukti sekitar kurang lebih 135 juta ada sebagian uang tersebut yang berada di beberapa orang yang diduga mantan Kepala Sekolah. 

"Berdasarkan hasil klarifikasi kemarin, Korwil Banjaranyar beserta dengan Kepala sekolah SDN 2 Karyamukti, ia memberikan kesanggupan untuk membagikan uang tabungan siswa kelas 6 pada bulan Mei 2022 sebesar kurang lebih 71 juta,. Sementara, sisa dari total 135 juta tersebut akan segera diupayakan, "Tandasnya.

Ia pun menyebut, bahwa Kepsek SDN 2 Karyamukti baru dilantik atau menjabat sejak Januari 2022.

Menyikapi hal tersebut, Dadan, salah aktivis Ciamis sangat menyayangkan adanya kejadian yang semestinya tidak boleh terjadi.

Menurut dia, seharusnya semasa jabatan Kepala Sekolah lama yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN sebelum habis masa jabatan harus membereskan terlebih dahulu tanggung jawabnya. 

Hal tersebut, sambung dia, perlu dilakukan untuk memberikan contoh kepada masyarakat luas terutama terhadap siswa - siswi khususnya disekolah tersebut. 

"Kalau seperti ini, bisa terjadi peribahasa guru kencing berdiri murid kencing berlari. Artinya, dari awal siswa tersebut sudah diberikan contoh yang tidak baik oleh oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab, "Cetusnya. 

Dadan menjelaskan, tujuan diadakannya tabungan siswa disekolah bermaksud sebagai pondasi untuk siswa supaya rajin menyisihkan uang yang dimiliki untuk masa depan. 

Namun bukan berarti uang tabungan Siswa tersebut bisa seenaknya dipergunakan oleh pihak sekolah tanpa adanya pertanggung jawaban yang jelas, "Pungkasnya. (Samsu).

Komentar Via Facebook :