Tim TRC PB BPBD Kota Padang belum bisa di lakukan pencarian mengingat kondisi hujan lebat dan debit air yang cukup besar

Tiga Siswi SMK 5 Padang Hanyut di Lubuak Tongga

Tiga Siswi SMK 5 Padang Hanyut di Lubuak Tongga

Internet

CYBER88 | Padang - Nasib nahas dialami tiga siswa SMK 5 Padang yang tenggelam saat berenang berdasarkan laporan dari 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Sabtu, (11/06/22).

Lokasi Kejadian yang berada di Lubuak Tongga RT 03 RW 08 Kel. Balai Gadang Kec. Koto Tangah dimana Waktu kejadian pada 
hari Sabtu (11 Juni 2022) sekira pukul 16.10 WIB kemudian masyarakat setempat melaporkan peristiwa tersebut kepada Tim BPBD, dimana Tim BPBD tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Tim BPBD dari saksi mata Aditya Nugraha (16) warga Rawang Tunggul Hitam, identitas 
dugaan korban yang tenggelam yakni   Ikhsan Maulana (16), warga Bunga Mas 3 Tunggul Hitam, Sintia Vita Loka (16) warga Belakang Taman Makam Pahlawan Lolong dan Ulfa (16) warha Ahmad Yani.

Saksi menceritakan kronologis kejadian yang pada awalnya 4 (empat) orang pelajar SMK 5 Padang akan mandi-mandi di Lubuak Tongga dan tidak mengetahui keadaaan cuaca dan debit air sehingga menyebabkan 3 orang hanyut.

Saksi Aditya yang selamat berusaha untuk menyelamatkan rekan-rekannya, namun tidak bisa di tolong, saksi melaporkan kejadian ini kemasyarakat setempat.

Kemudian tindakan dari Anggota TRC PB BPBD Kota Padang dibawah Komando Kabid Kedaruratan dan Logistik, tiba di lokasi dan melakukan penghimpunan data atau informasi kejadian ini, untuk sementara belum bisa di lakukan pencarian mengingat kondisi hujan lebat dan debit air yang cukup besar, Korban belum di temukan.

Ketika kru media bertanya kepada Petugas Piket Pusdalops PB BPBD BPBD Kota 
Padang malam tadi via pesan singkat whatsapp membenarkan peristiwa tenggelam tersebut dan menyampaikan "untuk sementara korban belum ditemukan dan pencarian korban akan dilanjutkan pada besok hari (karena debit air tinggi, red) terima kasih," tutup petugas yang enggan disebut namanya. 

Komentar Via Facebook :