Bagikan Jilbab Saat Malam Pemilihan, Kades Terpilih di Gugat

Bagikan Jilbab Saat Malam Pemilihan, Kades Terpilih di Gugat

CYBER88 | Parigi Moutong - Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah di laksanakan serentak pada tanggal 27 Juni 2022, seperti halnya di Kecamatan Ongka Malino, dari 17 Desa, ada tuju Desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Jumat, (01/07/22). 

Ketuju Desa tersebut, telah berhasil melaksanakan pilkades, adapun nama-nama Kepala Desa yang terpilih di antaranya Sofyan sebagai Kades Bosagon Jaya, Galip sebagai Kades Ongka, Saparin sebagai Kades Ongka Persatuan, Taufik sebagai Kades Persatuan Sejati, Asral sebagai Kades Tabolo-Bolo dan Ilham sebagai Kades terpilih Desa Karya Mandiri.

Dari tuju orang kepala desa yang terpilih, Kepala Desa Tabolo-Bolo Asral yang masih berurusan dengan hukum, pasalnya salah satu calon Kades melakukan gugatan/kebratan pada Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Tingkat Kabupaten.

Gugatan/kebratan yang di lakukan calon Kades Tabolo-Bolo Ismail Patilima bersama pendukungnya di karenakan adanya temuan di masyarakat, yang mana calon kades terpilih Asral diduga pada malam pemilihan telah membagi-bagikan jilbab dan kaos pada masyarakat di Desa Tabolo-Bolo.

Berikut penuturan Lacambo salah satu tokoh masyarakat Desa Tabolo-Bolo yang juga simpatisan calon Kades Ismal Patilima, iya memang benar kami melakukan gugatan/kebratan pada P2KD Kabupaten, tentunya gugatan/kebratan yang kami ajukan bukan tidak beralasan atau tidak memiliki bukti-bukti.

Perlu kami gambarkan di Desa Tabolo-Tolo terdapat 5 Dusun dan 2 TPS, untuk TPS satu itu khusus dusun 5 Kadue yang melakukan pencoblosan sementara untuk TPS dua itu wajip pilihnya meliputi dusun 1,2,3 dan 4

Setelah selesai perhitungan suara, yang mana calon kades no urut dua atas nama Asral mendapat perolehan suara sebanyak 257 suara, sementara calon kades no urut 5 saudra Ismail Patilima mendapat 241 suara, dengan selisi 16 suara saja. Maka kami sebagai simpatisan langsung bergerak mencari informasi di kantong-kantong suara calon Ismail Patilima

Dan tim kami menemukan informasi bahwa pada malam hari pemilihan diduga tim dari calon no urut 2 telah membagikan jilbab dan kaos pada masyarakat yang berada di kantong-kantong suara calon kades Ismail Patilima.

Dan pada malam itu juga (Senin 27 Juli 2022) tim bersama calon kades Ismail dan di dampingi oleh Babinsa setempat dan BPD mendatangi beberapa masyarakat yang menerima jilbab tersebut, dan yang berhasil di temukan pada malam itu, di dusun satu sebanyak 5 lembar jilbab sementara di dusun 5 Kadue, di temukan ada  20 lembar jilbab yang telah di bagikan pada masyarakat

Lanjut kata Lasambo, selain dugaan pembagian jilbab, kami menduga P2KD Desa telah melakukan penggelembungan suara pada calon kades no urut 2, pasalnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau jumlah hak pilih di Desa Tabolo-Bolo, sebanyak 844 orang, sementara data yang ada pada P2KD Desa Tabolo-Bolo, jumlah DPT atau yang memiliki hak pilih menjadi 860 orang, berati ada ketambahan 16 suara.

Kami sebagai simpatisan calon Ismail Patilima tidak akan membiarkan dugaan kecurangan ini berlanjut sampai ke proses selanjutnya, tanpa ada kejelasan dari gugatan/kebratan kami, karna kami punya data dan bukti atas dugaan kecurangan tersebut.

Lanjut kata Lasambo yang di aminkan oleh kawan-kawannya ketika di temui di Tabolo-Bolo pada senin malam 27 Juni 2022, karena kami masih menganggap hukum itu sebagai panglima tertingi di negara kita ini, makanya kami (simpatisan) calon kades Ismal Patilima masih menahan diri, olehnya sangat bersar harapan kami agar gugatan kami bisa di proses dan di tindak lanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kalau bila perlu di bentuk tim khusus untuk melakukan investigasi langsung di masyarakat," ungkap Lasambo dengan mimik serius.

Sementara Ketua P2KD Nurfina.S.Pd ketika di tanyakan terkai dugaan adanya ketambahan DPT, sampai berita ini di naikan belum membalas konfirmasi media ini.

Komentar Via Facebook :