PT RAPP Dinilai Lip Service, PTPL Kembali Lakukan Aksi Demo

PT RAPP Dinilai Lip Service, PTPL Kembali Lakukan Aksi Demo

CYBER88 I Pelalawan - Terkait aksi unjuk rasa ratusan massa yang menamakan Poros Tengah Pemuda Langgam (PTPL) yang mendemo perusahaan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), kemaren dinilai belum membuahkan hasil kesepakatan dalam enam tuntutan PTPL yang diorasikan.

"Harapan saya semoga pihak management secepat nya merespon apa yang menjadi tuntunan peserta aksi, jika hal ini di abaikan saya pastikan aksi ini akan terjadi berjilid jilid sampai tuntutan ini di kabulkan. Dan RAPP juga agar memperhatikan kepentingan masyarakat tempatan, jangan hanya berinvestasi mengeksploitasi alam tempatan namun minim memperhatikan lingkungan."

Pernyataan ini diungkapkan Ketua aksi Korlap PTLP, M.Rizal kepada Cyber88, Sabtu (10/12/22) via WhatsApp nya. Disebutkan aksi tersebut dilakukan blokade jalan koridor PT RAPP km 28 di kelurahan Langgam, pada Jumat (09/12).

Adapun tuntutan pemuda PTLP, menurut Koordinator aksi itu yakni mendesak RAPP memberikan ruang tenaga kerja lokal terhadap pemuda tempatan sesuai aturan, membantu Pondok Tahfiz Al-Hidayah Langgam melalui dana CSR, tidak adanya Kontribusi PT. RAPP Sektor Langgam terhadap Pemuda, penyediaan Beasiswa.

Meminta pihak Perusahaan, untuk membatasi kecepatan kendaraan operasional PTSI yang melintas di jalan koridor Langgam yang ramai di lalui penduduk, sebab sudah sering terjadi kecelakaan lalin (lalu lintas).

Selain itu, Rizal juga mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap publik, soal ekonomi kerakyatan melalui program Local Business Development (LBD), atau Pengembangan Usaha Lokal yang memberikan peluang bisnis bagi perusahaan-perusahaan kecil/ koperasi lokal untuk mendukung kegiatan operasi dengan pola kemitraan usaha.

"Sejauh ini kita melihat PT RAPP kebanyakan Lip Service saja, namun di lapangan jauh dari pemberdayaan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya Korlap Rizal menjelaskan, ketika pihaknya mengadakan aksi damai di batasi oleh pihak keamanan Polsek Langgam Resort Pelalawan agar tidak terjadi gesekan.

"Dan permintaan pihak keamanan kita kabulkan dan kami juga telah mengatakannya kepada pihak keamanan dan perusahaan aksi ini akan berlanjut dengan  massa yang lebih banyak lagi jika pihak RAPP tidak respon dalam  waktu 3 x 24 jam," ujarnya.

Sementara Management RAPP, Wan Jack ketika dikonfirmasi, atas pernyataan tuntutan PTPL, tidak ada tanggapan.

Komentar Via Facebook :