Hasil Pekerjaan Realisasi DD di Desa Weragati Dinilai Kurang Baik, Salah Satu Warga Ungkapan Kekecewaan 

Hasil Pekerjaan Realisasi DD di Desa Weragati Dinilai Kurang Baik, Salah Satu Warga Ungkapan Kekecewaan 

CYBER88 | Majalengka -- Warga di blok dalem Desa Weragati Kecamatan Palasah Majalengka sepertinya tak puas dengan hasil pekerjaan rehan jalan yang berada di RW 02 - RW 04. 

Melampiaskan kekecewaannya, salah satu warga membuat video berdurasi 10 detik. Video itu pun disebar melalui media sosial. Bahkan telah tayang di beberapa media online.

Dalam video tersebut, nampak bagian dasar Hormik yang dengan mudah mengelupas saat diangkat dengan tangan. Tayangan video itu memberikan sinyal bahwa pekerjaan dilaksanakan asal asalan sehingga Hormik tersebut tak menempel dengan benar.

Diketahui, dalam papan informasi yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan realisasi dana desa tahun 2023 sebesar Rp.88.646.000 dengan volume 503x2 meter dengan pelaksana TPK Desa Weragati.

Dikonfirmasi melalui WhatsApp Rabu (29/3), Dodi, Kepala Desa Weragati mengatakan bahwa memang pihaknya telah melaksanakan rehab jalan berupa Hormik melalui anggaran dana desa tahun 2023 tahap kesatu.

Namun, sambung dia, terkait adanya video yang menayangkan kurang baiknya kwalitas pekerjaan, pihaknya sudak mengecek ke lapangan dan tidak ada. 

Meski tak menyebutkan nama, katanya dia sudah tau siapa yang membuat video itu dan menyebarkannya.

"Saya sudah cek ke lokasi tidak ada yang seperti itu. Kalau memang ada, coba tunjukan yang mana?," Ujar Dodi.

Meski demikian, Kades berharap agar awak media dapat memberikan informasi yang jelas di blok mana hasil pekerjaan yang sudah rusak supaya bisa Komplek pada pelaksana untuk segera diperbaiki.

Menyikapi hal ini, Wisnu, Wakil Ketua Umum LSM Tuar Bersatu yang juga mengetahui tayangan video tersebut sangat menyayangkan kalau yang ada di video tersebut benar adanya.

"Kalau dilihat dari video tersebut ini kayanya kwalitasnya dikurangi atau kurangnya pengawasan dan ini harus disikapi bersama," Ujarnya.

Ia berharap anggaran dana desa dapat dikelola dengan baik dan transparan karena dana itu untuk kepentingan masyarakat.
 
"Jangan sampai. masyarakat hilang kepercayaan terhadap para pemangku kebijakan," tukasnya. (Tatang)

Komentar Via Facebook :