Beberapa Warga di Desa Salawana Berceloteh Soal Penebusan Benih Padi Program Ketahanan 

Beberapa Warga di Desa Salawana Berceloteh Soal Penebusan Benih Padi Program Ketahanan 

CYBER88 | Majalengka -- Beberapa petani warga Blok Kampek Desa Salawana Kecamatan Dawuan Majalengka, merasa heran lantaran harus mengeluarkan sejumlah uang untuk menebus benih padi yang disalurkan oleh pemerintah desa. Pasalnya, yang mereka ketahui, benih padi dari program ketahanan pangan yang dibiayai oleh dana desa tahap 1 tahun 2023 itu gratis.

Pada Cyber88.co.id, mereka mengungkapkan, benih padi seberat 5 kg yang disalurkan oleh pemerintah desa melalui Kepala Dusun berinisial U ditebus Rp.5 ribu.

"Untuk satu kantong benih 5 Kg yang sudah dikemas kami dibebankan biaya Rp.5 ribu dan yang menerima dua paket dibebankan Ro.10 ribu," Ucap salah satu warga

Terkait adanya penebusan benih padi tersebut, warga pun ada yang mengungkapkan di media sosial. Seperti dilihat Cybae88.co.id di akun Facebook Fmd Salawana. 

Dalam akun itu sang admin menyatakan bahwa benih padi dari program ketahanan pangan itu tidak bayar alias Gratis. Oleh karenanya, perlu adanya klarifikasi dari pihak Pemdes Salawana.

Tak hanya soal benih padi, warga juga banyak yang berceloteh terkait tidak diberikannya uang transpor kegiatan pelatihan dan sosialisasi BUMDesa yang digelar oleh Pemerintah Desa beberapa waktu lalu. 

Dikonfirmasi via WhatsApp Jum'at (24/3), Sekretaris Desa Salawana menjelaskan bahwa benih padi yang dibagikan pada warga, gratis tanpa adanya embel embel penebusan. Oleh karenanya, Sekdes pun mengatakan akan segera mengkonfirmasi pada Kepala Dusun.

Terkait uang transpor atau uang kehadiran dalam rapat BUMDesa, kata Sekdes peserta yang hadir dikasih dan mempersilahkan awak media untuk melakukan konfirmasi pada Kepala Desa.

Sementara itu, Cecep, Kepala Desa Salawana saat dihubungi via WhatsApp mempertanyakan siapa dan warga mana yang menyampaikan adanya penebusan benih padi. Kemudian Kades pun mengirimkan rekaman video.

Dalam video tersebut, terlihat beberapa Ema Ema yang tengah memegang benih padi. Ema Ema itu menyatakan bahwa benih padi tersebut didapatnya secara gratis. (Tatang)

Komentar Via Facebook :