Sambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H, Pemdes Jatimulya Peringati Isra Mi’raj
CYBER88 | Majalengka — Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Kasokandel, Kab. Majalengka beserta masyarakat memperingati Isra Mi’raj dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1444 H, Kamis (2/3).
Kegiatan bertempat di halaman kantor Balai Desa Jatimulya dan dihadiri berbagai dari unsur masyarakat, para tokoh Agama dan Masyarakat, hadir juga dalam acara tersebut, selaku pimpinan ponpes Al-Riyadl Baris, K.H, Endang Iskandar.
Dalam sambutannya Selaku kepala desa Jatimulya Rosadi mengatakan, ini Sebuah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam semalam yang disebut Isra Mi’raj menjadi peristiwa penting bagi umat Islam.
"Sebuah kisah yang menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa dan dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha yang menerima perintah untuk menjalankan ibadah salat wajib lima waktu.
Peristiwa yang terjadi pada 27 Rajab tersebut diperingati melalui pengajian Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H dengan tema: "Dengan Sholat Kita Tingkatkan Imam dan Rekatkan ukhuwah islamiyah demi terbentuknya insan yang Berakhlak Karimah," ujarnya.
Masih kata kades Rosadi, "Mari kita semua Perbanyak Ikhtiar untuk menuju ,kecerdas memajukan, dan mensukseskan didesa yang kita cintai ini, dengan tampak kita dan kebersamaan dengan berbudi akhlak yang mulia menuju kesuksesan dan kesejahteraan khusus masyarakat desa Jatimulya."
"Kami beserta segenap jajaran pemerintah desa dengan menyambut datangnya di bulan Suci Ramadhan kami segenap pemerintah desa Memohon Maaf lahir dan batin semogga dibulan suci kita diberikan Rahmat dan Hidayah," imbuh kades Rosadi.
K.H Endang Iskandar Selaku pimpinan Ponpes Al-Riyadl Dalam Ceramahnya yang mengusung tema "Dengan Sholat Kita Tingkatkan Imam dan Rekatkan ukhuwah islamiyah demi terbentuknya Insan yang berakhlakul Kharimah," mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momen untuk intropeksi diri, agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Lanjutnya kata penceramah K.H, Endang Iskandar, menyampaikan empat hikmah yang dapat diteladani dalam peristiwa isra mi’raj. Makna pertama yaitu tentang kesabaran yang luar biasa yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.
"Selanjutnya, tidak ada keraguan sedikitpun kepada Allah SWT, memaknai kekuatan, dan melepaskan segala hal yang berkaitan dengan keduniawian ketika menuju Allah," tukasnya. (Tatang)


Komentar Via Facebook :